Program Gerakan Mobil Masker Menjangkau Wilayah Aglomerasi

jawapos | Nasional | Published at 16/08/2021 22:02
Program Gerakan Mobil Masker Menjangkau Wilayah Aglomerasi

JawaPos.com Satgas Penanganan Covid-19 melanjutkan program Gerakan Mobil Masker untuk masyarakat. Kali ini tidak hanya melayani mssyarakat DKI Jakarta, tapi turut menyasar wilayah aglomerasi atau daerah penyangga seperti Kota Tangerang, Bekasi, dan Depok.

Tenaga Ahli Kasatgas Covid-19 Brigjen Imam Pramukarno dan Ketua Bidang Relawan Satgas Penanganan Covid-19 Andre Rahadian melepas 55 relawan bergerak menuju titik-titik penyebaran masker. Acara digelar di halaman Gedung Is Plaza di bilangan Pramuka, Jakarta Timur.

Selama tiga hari ini, kami akan membagikan masker ke tiga wilayah Tangerang, Bekasi, dan Depok. Masker yang kami bagikan adalah masker kain yang berstandar. Masing-masing orang akan mendapatkan empat masker, ujar Andre di Jakarta, Senin (16/8).

Menurut Andre, tim relawan dengan 20 mobil masing-masing akan membawa seribu masker. Mereka akan menyasar masyarakat yang belum mempunyai akses masker atau tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Seperti pedagang kaki lima (PKL) dan ojek online. Setiap hari, 20.000 masker akan dibagikan ke masyarakat di titik-titik kumpul seperti Novotel Tangcity Mall, Masjid Nagrak, Pasar dan Terminal Serpong, Stasiun Bekasi Timur, Terminal Bekasi, Terminal Depok Baru, Pasar Anyar dan Lama Tangerang, Pasar Kamis, Terminal dan Pasar Pamulang, Stasiun dan Pasar Baru Kranji, Pasar Proyek Bekasi, Sumarrecon Bekasi, Pasar Baru Bekasi, Terminal Kayu Ringin, Terminal Jatijajar, Pasar Poris Indah dan Terminal Poris, Stasiun Maja, Taman Alun-alun Bekasi, Grand Wisata Bekasi, Pasar Pertokoan Mutiara Gading Timur, Gedung Juang 45, Pasar Pondok Gede, Stasiun Kota Tangerang, Pasar Legok, Pasar Pertokoan Galaxy, Taman Hutan Kota Bekasi, Taman Harapan Indah, hingga Pasar Pocong.

Selain membagikan masker, para relawan juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menggunakan masker dan bagaimana menggunakan masker yang tepat. Jangan sampai ada orang keluar rumah tanpa masker. Selama menggunakan masker, mudah-mudahan bisa mengurangi penularan, imbuh Andre.

Sementara itu, Tenaga Ahli Kasatgas Covid-19 Brigjen Imam Pramukarno menambahkan, setelah wilayah aglomerasi, program ini juga akan menyasar wilayah-wilayah di Jawa dan Bali. Dalam sebulan, ditargetkan akan dibagikan satu juta masker untuk Jawa-Bali.

Diharapkan, gerakan ini akan menjadi model contoh bagi BPBD dan satgas daerah agar melakukan hal serupa. Sehingga program pemerintah sebagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan khususnya dalam menggunakan masker dijalankan oleh seluruh lapisan masyarakat, kata Imam.

Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Penanganan Covid-19 Hery Trianto menyebutkan, biaya logistik masker untuk satgas daerah ini bisa dialokasikan dari biaya penanganan Covid-19 di APBD yang saat ini baru terserap di kisaran 30 persen. Menkeu telah mendorong daerah untuk aktif menggunakan anggarannya untuk Covid-19 seperti memberi reagen antigen atau masker, tandas Hery.

Artikel Asli