Nasdem Ikut Kebut Vaksinasi Jelang PON di Papua

republika | Nasional | Published at 16/08/2021 22:00
Nasdem Ikut Kebut Vaksinasi Jelang PON di Papua

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA--Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Papua mengaku telah menggelar vaksinasi Covid-19 di sejumlah wilayah di Papua. Ketua DPW Partai Nasdem Papua Mathius Awoitauw menuturkan, vaksinasi massal ini sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah agar sukses menggelar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX pada 2 hingga 15 Oktober mendatang.

"Kita mempercepat program vaksinasi ini karena Partai Nasdem peduli dengan masyarakat, sekaligus untuk menyukseskan PON di Papua," tutur Mathius dalam keterangan yang diterima, Senin (16/8).

Mathius menambahkan, vaksinasi diharapkan bisa membuat masyarakat Papua merasa lebih aman. Terutama, akan ada hajatan olahraga nasional terbesar di Bumi Cenderawasih dalam beberapa bulan ke depan. Nasdem Papua juga bertekad membantu pemerintah untuk mencapai kekebalan komunal terhadap Covid-19 di Papua.

Selain untuk masyarakat, percepatan vaksinasi ini nantinya juga bisa membuat seluruh atlet yang akan datang ke Papua merasa lebih aman. "Seluruh kontingen merasa nyaman, sebab warganya sudah divaksin dan memiliki kekebalan kelompok yang baik," tegas Mathius.

Mathius yang juga menjabat Bupati Jayapura itu mengeklaim, sentra vaksinasi yang digelar Partai Nasdem tak hanya berlangsung di Kabupaten Jayapura, tetapi juga di Kota Jayapura, Merauke, Timika dan wilayah lainnya. Ia mengaku gembira karena program vaksinasi Nasdem disambut baik warga.

Misalnya, kata dia, vaksinasi di Kota Sentani, pada Sabtu (14/8) dihadiri ratusan masyarakat yang ingin mendapat vaksin Covid-19. Mathius berharap, program vaksinasi yang merupakan instruksi langsung Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh ini bisa direalisasikan di seluruh Indonesia. Bukan hanya di Pulau Jawa dan Bali. Sebab, Nasdem menargetkan ikut menyumbang satu juta vaksinasi kepada masyarakat.

Karena ini intruksi Ketua Umum DPP, maka Partai Nasdem seluruh provinsi dan kabupaten/kota harus melakukan vaksinasi, ujar Mathius.

Artikel Asli