Targetkan 100 Juta Akhir Bulan Ini BGS: Bangsa Kita Salah Satu Yang Paling Maju Soal Vaksinasi

rm.id | Nasional | Published at 16/08/2021 21:22
Targetkan 100 Juta Akhir Bulan Ini BGS: Bangsa Kita Salah Satu Yang Paling Maju Soal Vaksinasi

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, per hari ini, capaian vaksinasi Covid-19 di Tanah Air sudah mencapai 83 juta suntikan.

Budi menjelaskan, sejak vaksinasi dimulai pada 13 Januari, 50 juta suntikan baru dicapai pada 8 Juli. Artinya, butuh waktu 27 minggu. Kini, dia ditantang untuk mencapai target 100 juta suntikan akhir bulan ini.

"Saya dikasih target sama pak Menko dan pak Presiden, berikutnya bisa nggak 7 minggu mencapai 50 juta berikutnya. Sehingga kita sedang bekerja keras bisa mencapai 100 juta di akhir bulan ini," tuturnya dalam konferensi pers Evaluasi dan Penerapan PPKM yang disiarkan di kanal Youtube PerekonomianRI, Senin (16/8).

Mantan Direktur Utama Bank Mandiri itu menyebut, saat ini, Indonesia berada di posisi 9 dunia sebagai negara dengan jumlah suntikan vaksin terbanyak. "Mungkin hari ini sudah naik menjadi nomor 8 di dunia," imbuh Budi.

Dia membeberkan hal ini untuk menjawab keraguan sejumlah pihak soal lambatnya laju vaksinasi di Tanah Air. Menurut Budi, bangsa kita justru salah satu yang paling maju dalam hal vaksinasi.

"Sebuah majalah terkenal bilang, dengan laju vaksinasi seperti ini bangsa Indonesia akan selesai 10 tahun. Kita ingin sampaikan, mungkin kita tak sebodoh itu, untuk menyelesaikan vaksinasi lebih cepat," tegas mantan Direktur Utama PT Inalum (Persero).

Bahkan, sambung Budi, penyuntikkan sempat mencapai 1,6 juta per hari, meski belum memenuhi target yang dipatok Presiden Jokowi, yakni 2 juta suntikan per hari. "Insyaallah dengan kerja keras kita bisa capai," imbuh Budi.

Stok vaksin juga dipastikan aman. Dia membeberkan, pada Januari-Juli atau 7 bulan, ada 90 juta vaksin yang datang. Tapi dalam bulan ini, vaksin sudah datang 70 juta dosis.

"Jadi bayangin kita harus nyuntik yang tadinya 7 bulan, dalam satu bulan. Nah ini butuh dukungan dari teman-teman media," tandasnya. [OKT]

Artikel Asli