Semarak HUT RI, Warga Pandak Daun Banjar Antusias Ikut Lomba Hias Pekarangan Rumah

apahabar.com | Nasional | Published at 16/08/2021 20:00
Semarak HUT RI, Warga Pandak Daun Banjar Antusias Ikut Lomba Hias Pekarangan Rumah

apahabar.com, MARTAPURA Semarak HUT RI ke-76 di Desa Pandak Daun, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, tidak hilang di tengah pandemi.

Untuk menyemarakkan kemerdekaan RI yang jatuh Selasa 17 Agustus besok, warga mengadakan lomba hias pekarangan rumah antar RT.

Pembakal Pandak Daun, Sarbani mengungkapkan lomba itu dipastikan tidak menimbulkan kerumunan yang dapat memicu penularan Covid-19.

Karena bisanya kita mengadakan lomba naik pinang, dan kelereng, dan kegiatan tersebut dapat mengakibatkan kerumunan yang mana bisa menjadi tanggung jawab kami yang besar ke depannya, ujar Sarbani kepada apahabar.com, Senin (16/8).

Maka dari itu kami berinisiatif mengadakan lomba menghias pekarangan rumah saja, tegas dia.

Lomba tersebut mendapat apresiasi warga Desa Pandak Daun. Hasil hiasan warga sudah nampak terlihat ketika awal masuk desa.

Nampak puluhan bendera dan tulisan-tulisan kemerdekaan. Bahkan hingga ujung pekarangan warga juga bertemakan merah putih.

Padahal kami tidak memberikan uang kepada warga untuk menghias pekarangan rumah, namun antusias mereka sangat tinggi untuk menyambut kegiatan ini, ujarnya.

Penilaian lomba tersebut, terang Sarbani akan dilakukan tepat pada hari kemerdekaan 17 Agustus besok.

Pihak desa sudah menyediakan berbagai hadiah seperti kipas angin, reskuker, dan kompor gas.

Hadiahnya kita berikan hanya alakadarnya, dan juga kami akan menghadiahi piala dan juga penghargaan kepada juara umum nantinya, jelas Sarbani.

Bahkan warga menghias rumah mereka dengan sangat unik. Seperti laiaknya orang yang ingin mengadakan acara pernikahan. Yakni berupa pintu gerbang bertemakan kemerdekaan di depan rumah warga.

Salah satunya di depan rumah Hajah Masrini (54). Ia mengaku termotivasi karena mengingat kemerdekaan, didapat hasil perjuangan melawan penjajah.

Paling tidak, kata dia, dengan menyemarakkan kemerdekaan seperti ini, warga telah menghormati perjuangan pendahulunya.

Kita ini wajib menghormati hari kemerdekaan kita, jadi untuk hadiahnya itu nomor dua yang pasti kita menghormatinya itu, ungkapnya.

Masrini menghias rumahnya hanya seorang diri. Dalam waktu satu hari saja sudah selesai.

Usut punya usut ternyata Hajah Masrini adalah salah perias pengantin yang mengaku sangat sepi job saat pandemi ini.

Saya kerjanya hias pengantin, namun karena pada masa covid-19 banyak pernikahan yang tidak dirayakan, jadi pendapatan saya berkurang juga, bebernya.

Artikel Asli