Transaksi BNI Mobile Banking Capai Rp 287 Triliun Saat Pandemi

rm.id | Nasional | Published at 16/08/2021 15:40
Transaksi BNI Mobile Banking Capai Rp 287 Triliun Saat Pandemi

Pertumbuhan aset PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI didominasi oleh dana murah menjadi pencapaian transformasi digital yang gencar dilakukan perseroan dan telah mulai menunjukkan hasil. Hingga Juni 2021, pertumbuhan aset 5 persen yoy atau mencapai Rp 875,1 triliun.

Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati mengatakan, sekitar 70 persen dari CASA yang dihimpun merupakan kontribusi dari kinerja BNI Direct dan BNI Mobile Banking, dua dari tiga produk champion BNI dalam digitalisasi layanan perbankan.

Inovasi layanan digital BNI turut mendorong pertumbuhan BNI. Terutama Layanan Cash Management melalui BNI Direct, serta Financial Supply Chain Management yang digunakan untuk melayani nasabah perusahaan, bisnis, fintech dan e-commerce.

Hingga Juni 2021, jumlah penggunanya naik 16,4 persen atau sebanyak 68.229 perusahaan. Nilai transaksi yang meningkat 10,8 persen yoy atau Rp 2.030 triliun, dan jumlah transaksi yang juga tumbuh 175,6 persen yoy menjadi 214 juta transaksi.

"Produk digital unggulan BNI Mobile Banking yang tumbuh sangat pesat menjadi layanan pilihan utama nasabah ritel," ucap Susi dalam dalam Analyst Meeting 1H-2021 secara virtual, Senin (16/8).

Pengguna naik 56,8 persen atau sebanyak 9,29 juta saat pandemi Covid-19. Di mana nilai transaksi yang meningkat 31,8 persen atau sebesar Rp 287 triliun, dengan jumlah transaksi tumbuh 54,2 persen atau sebanyak 204 juta transaksi.

Di sisi lain, BNI mendapatkan amanat dari Kementerian BUMN untuk menjadi bank internasional asal Indonesia yang dapat mendorong pelaku usaha dalam negeri mengakses pasar global. Salah satunya melalui penguatan peran kantor-kantor cabang luar negeri.

Lebih lanjut Susi mengatakan BNI juga menyiapkan sebuah solusi terintegrasi bagi pelaku UMKM dengan membentuk Xpora, yang dapat dijadikan sebagai sarana bagi UMKM untuk naik kelas tahap demi tahap mulai dari menjadi produktif (Go Productive), lalu sanggup memanfaatkan fasilitas digital (Go Digital), hingga siap untuk menembus pasar internasional (Go Global).

"Xpora juga disiapkan untuk memberikan solusi keuangan yang terintegrasi, lengkap, dan akan menjadi terobosan unik pertama di Indonesia," jelasnya.

Xpora akan menjadi Orkestrator Ekosistem UMKM yang akan mempertemukan UMKM di dalam negeri dengan calon buyer internasional. BNI menyiapkan Xpora di 7 kota dengan memaksimalkan lokasi-lokasi terbaik di kantor cabang BNI, yaitu di Jakarta, Solo, Bandung, Denpasar, Surabaya, Medan, dan Makassar.

Dengan segala inovasi tersebut, ke depan BNI menangkap sinyal optimisme kuat yang menumbuhkan kepercayaan bisnis ke depan.

"Perseroan telah mengagendakan program pembelian kembali saham (buyback) pada periode 22 Juli 2021 sampai dengan 21 Oktober 2021, yang merefleksikan penguatan kondisi fundamental imbas program transformasi yang dijalankan," ujar Susi. [ DWI ]

Artikel Asli