KolaborAksi Passatu-Dompet Dhuafa Hadirkan 800 Paket Sembako

republika | Nasional | Published at 16/08/2021 14:25
KolaborAksi Passatu-Dompet Dhuafa Hadirkan 800 Paket Sembako

REPUBLIKA.CO.ID, KEBUMEN -- Kondisi pandemi Covid-19 yang belum usai di wilayah Jawa Tengah, menuntut Dompet Dhuafa (DD) untuk bergerak cepat dan berkolaborAksi dengan berbagai elemen masyarakat dalam upaya penanganan pandemi Covid-19. Pada rangkaian kolaborAksi, Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan menyasar wilayah Kabupaten Kebumen, pada Ahad (15/8).

Menurut Hendri Saparini selaku Bendahara Umum Yayasan Dompet Dhuafa (DD) Republika mengatakan, Dompet Dhuafa melakukan KolaborAksi, berkolaborasi dalam aksi sebagai rangkaian kegiatan bersama Pemerintah Jawa Tengah. DD mempunyai dua tujuan dalam kegiatan ini yakni Program Food For Dhuafa dan melalui Passatu, Ketahanan Pangan kerja sama pengembangan di Buluspesatren dengan target 200 hektare dengan tahap pertama 50 hektare, untuk peternakan kita siapkan 50 ekor doka di Buluspesatren dan 250 ekor doka melalui Pondok Pesantren (Ponpes) seperti di Ponpes Al Huda.

"Sehingga ini upaya kita lakukan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Maka dengan hal itu DD tidak hanya lembaga untuk tanggap darurat tapi kita lebih dalam pengembangan ekonomi dan sosial masyarakat. Food For Dhuafa terdapat beras 10 ton, 2.000 daging dalam bentuk kaleng siap santap, pengembangan sawah di 50 hektar dan 50 ekor Doka juga di Buluspesatren hingga 250 ekor Doka berbasis pesantren. DD juga akan mengembangkan usaha garam karena melihat potensi besar ekonomi garam di Kebumen," tambah Hendri Saparini saat penyerahan bantuan di halaman Bupati Kebumen.

photo
Baksos Passatu (Paguyuban Alumni SMPN 1 Kebumen) Peduli bersama Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan 800 paket sembako. - (Dompet Dhuafa)

Di waktu yang sama, Ketua Umum Passatu dr Slamet Budianto mengatakan Baksos Passatu (Paguyuban Alumni SMPN 1 Kebumen) Peduli ini merupakan kegiatan pertama yang dilakukan oleh alumni lintas angkatan SMPN 1 Kebumen. Tujuannya, antara lain membantu warga Kebumen utamanya yang terdampak akibat pandemi Covid-19 yang belum juga usai.

"Baksos Passatu Peduli bisa terlaksana karena dukungan para donatur dari para alumni SMPN 1 Kebumen. Selain itu juga didukung oleh Dompet Dhuafa. Sasaran penerima diutamakan di wilayah kantong kemiskinan seperti di Kecamatan Karanggayam," tambah dr Slamet Budianto.

Serta di akhir acara, Bupati Kebumen, H. Arif Sugiyanto bersyukur. "Passatu bersama Dompet Dhuafa, hari ini Pemerintah Kabupaten Kebumen sangat bangga dan terharu untuk mendapatkan bantuan 800 paket sembako dan didalamnya terdapat daging untuk tenaga kesehatan. Tentunya dengan ini diharapkan membantu menaikkan daya imunitas di tengah pandemi Covid-19, dengan imunitas kuat insyaallah dengan baik," katanya.

Artikel Asli