Presiden Langsung Eksekusi Permintaan Gubernur Babel

republika | Nasional | Published at 16/08/2021 13:20
Presiden Langsung Eksekusi Permintaan Gubernur Babel

REPUBLIKA.CO.ID, PANGKALPINANG -- Sebelum kedatangan Panglima TNI dan Kapolri, Sabtu (14/08/2021) lalu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman dihubungi Presiden Joko Widodo menanyakan terkait penanganan Covid-19 di Babel. Tak ingin menyianyiakan kesempatan itu, Gubernur langsung meminta bantuan oksigen konsentrat dan obat-obatan.

Hasilnya, tak perlu menunggu lama. Sehari setelah ditelepon Kepala Negara RI tersebut, bantuan untuk Babel dari Presiden Jokowi tiba di Bandara Depati Amir, Ahad (15/8) berupa 100 oksigen konsentrat lengkap dengan selang, disertai dengan 300 paket obat isolasi mandiri.

Paket 1 berisi vitamin untuk warga dengan hasil swab PCR positif tanpa gejala atau orang tanpa gejala (OTG). Paket 2 berisi vitamin dan obat untuk warga dengan PCR positif dengan keluhan panas demam dan kehilangan penciuman. Adapun paket 3 berisi vitamin dan obat untuk warga PCR positif disertai keluhan panas dan batuk kering dengan masing-masing berjumlah 100 paket.

Bantuan tersebut diantar dari Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta menggunakan Pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara (AU) pukul 10.00 WIB. Sebelum ke Babel, pesawat ini mendarat di Provinsi Riau dengan tujuan yang sama mengantarkan bantuan dari Presiden Jokowi.

Sebelumnya, dalam sambungan telepon tersebut, Gubernur menyampaikan kondisi di Babel saat ini sangat membutuhkan ISO Tank guna memenuhi pasokan oksigen bagi pasien Covid-19. Lantaran berada di daerah kepulauan harus menunggu pasang surut air laut agar kapal dapat merapat ke pelabuhan.

"Di Babel, Kebutuhan perhari sekitar 1.890 tabung oksigen Pak Presiden, langkah kami Rumah Sakit Covid-19 yang bapak berikan akan kami tambah storage untuk oksigen," jelasnya seperti dalam siaran pers.

Terkait isolasi terpusat (isoter), Gubernur juga menerangkan bahwa banyak terbantu dari komunitas masyarakat yang membantu pendirian dapur umum, namun terkait menu makananan tetap dikontrol langsung oleh Dinas Kesehatan. Pihaknya juga terus mengupayakan tracing secara meluas di Babel namun terkendala pasokan antigen yang terhambat dari Pemerintah Pusat.

Dikatakan Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Pemprov Babel, Mikron Antariksa bahwa 100 oksigen konsentrat berikut perlengkapannya akan menambah persediaan yang juga diserahkan Panglima TNI sebanyak 50 paket dan Kapolri sebanyak 50 paket. Sehingga total menjadi 200 paket oksigen konsentrat.

Sebarannya, menurut Mikron akan diditindaklanjuti setelah rapat lanjutan terkait kebutuhan rumah sakit di Babel.

Artikel Asli