Tiga Generator Oksigen Pemprov untuk Cukupi RS

radarjogja | Nasional | Published at 16/08/2021 11:13
Tiga Generator Oksigen Pemprov untuk Cukupi RS

RADAR JOGJA Setelah Pemkab Bantul yang menyediakan oksigen cair untuk warganya, kini Pemprov DIJ menargetkan tiga unit generator oksigen bisa segera beroperasi mulai hari ini (16/8). Sejauh ini, satu unit generator telah tiba di Balai Pengembangan Teknologi Tepat Guna (BPTTG) di Jalan Kusumanegara.

Yang satu sudah datang. Yang dua menyusul setelah satu itu kita rencanakan hari ini beroperasi dan nanti akan diresmikan Pak Gubernur, kata Wakil Sekretariat Satuan Tugas Penanganan Covid-19 DIJ Biwara Yuswantana, Minggu (15/8).

Kepala Pelaksana BPBD DIJ ini menjelaskan, kebutuhan oksigen di DIJ, baik liquid maupun tabung sebesar 47 ton per hari telah dipenuhi pemerintah pusat dan perusahaan penyuplai.Namun, keberadaan unit generator tetap penting.

Pemprov DIJ tak ingin krisis oksigen di DIJ kembali terjadi. Prioritas utama memang untuk melayani kebutuhan di rumah sakit karena sekarang baru satu unit yang bisa beroperasi. Kalau dua unit bisa beroperasi mungkin baru bisa menyasar masyarakat, lanjut Biwara.

Lebih jauh, Biwara menyebut generator oksigen difungsikan untuk mengisi oksigen tabung. Dalam sehari satu unit generator bisa mengisi 500 tabung berukuran besar enam meter kubik. Sehingga dengan tiga unit generator, bisa untuk 1.500 tabung. Tetapi tentu kita masih mengantisipasi ke depan supaya ketersediaan oksigen terus bisa layani dengan baik, ucapnya.

Biwara menambahkan, pada Sabtu (14/8), BNPB memberikan bantuan satu unit ambulans dan satu unit mobil jenazah. Kedua unit mobil tersebut sangat membantu penanganan corona di DIJ. Saya selama ini sering menerima telepon untuk bantuan dijemput diantar. Kadang kan antre ya semoga bisa mengurangi antrean tersebut bisa lebih cepat pasien yang mendapatkan penanganan atau pengantaran jenazah, kata Biwara.

Berdasarkan data Posko Dukungan Operasi Satgas Covid-19 DIJ, Biwara mengatakan pada 1 Agustus terdapat 107 pemakaman jenazah protokol kesehatan artinya terdiri dari positif Covid-19, suspect, maupun probable.

Jumlah tersebut perlahan mulai menurun, pada 10 Agustus pemakaman prokes mencapai 44 orang. 10 hari terkahir data di kita menurun tanggal 1 sampai 10 Agustus. Tanggal 1 itu 107 penanganan jenazah dengan prokes. Tanggal 10 Agustus ada 44, tandasnya. (kur/pra)

Artikel Asli