Bangganya Tetua Adat Presiden Jokowi Pakai Busana Badui

apahabar.com | Nasional | Published at 16/08/2021 10:46
Bangganya Tetua Adat Presiden Jokowi Pakai Busana Badui

apahabar.com, JAKARTA Tetua adat Badui, Jaro Saija merasa bangga Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenakan pakaian busana Badui dalam Pidato Sidang Tahunan bersama MPR, DPR dan DPD di Jakarta.

Kami tentu memberikan penghargaan besar terhadap Bapak Presiden Jokowi yang memakai busana pakaian adat masyarakat Badui, kata kepala desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak itu, Senin (16/8).

Menurutnya, penggunaan pakaian busana adat Badui oleh Presiden Jokowi dapat membangkitkan kembali sekitar 2.000 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) masyarakat Badui.

Mereka pelaku UMKM ini saat ini terpuruk akibat dampak pandemi virus Corona atau Covid-19.

Bahkan, pelaku UMKM di kawasan hak tanah ulayat tersebut menutup kegiatan usaha karena tidak lagi dikunjungi wisatawan yang biasanya datang dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi.

Kami yakin pelaku UMKM akan dibanjiri pesanan setelah Bapak Presiden Jokowi memakai busana Badui itu, katanya menjelaskan.

Menurut dia, sebagian besar pelaku UMKM masyarakat Badui memproduksi aneka kerajinan tenun, batik Badui, pakaian kampret atau pangsi, selendang, suvenir atau cenderamata, kain pengikat kepala madu dan golok.

Busana yang dipakai Jokowi merupakan pakaian pangsi yang sehari-hari digunakan masyarakat Badui.

Sebelum pademi Covid-19, kata dia, permukiman masyarakat Badui di Kampung Kadu Ketug selalu ramai karena warga menggelar dagangan hasil kerajinan pelaku UMKM di bale-bale rumah.

Kami berharap pelaku UMKM warga Badui itu kembali bangkit karena orang nomor satu di Indonesia mencintai busana adat masyarakat Badui, katanya menjelaskan.

Begitu juga tetua adat masyarakat Badui Saidi Yunior mengaku dirinya tentu merasa bangga Presiden Jokowi memakai busana adat Badui, sehingga akan berdampak terhadap pendapatan pelaku UMKM.

Pemakaian busana yang digunakan pada Sidang Tahunan MPR, DPR dan DPD itu, kata dia, Indonesia memiliki keanekaragaman perbedaan suku, adat, bahasa dan keyakinan merupakan simbol kekayaan khasanah budaya yang tidak ternilai.

Kita berharap persatuan dan kesatuan lebih kokoh untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat katanya.

Sementara itu, Kudil (40) seorang pelaku UMKM warga Badui mengatakan dipastikan pemakaian busana Badui oleh Presiden Jokowi akan berdampak positif terhadap peningkatan omzet pendapatan para perajin.

Saat ini , harga pakaian busana Badui mulai Rp100 ribu hingga Rp450 ribu dan tergantung kualitas.

Pakaian busana Badui lebih simpel dan memiliki filosofi tersendiri karena masyarakat Badui mencintai alam.

Kebanyakan corak pakaian busana Badui didominasi warna hitam, putih dan biru.

Kami hari ini sudah ada pesanan pakaian yang dipakai Jokowi, katanya.

Artikel Asli