Bu Megawati Pilih Putri Semata Wayang, Pak Ganjar Pantang Mundur dari Pilpres 2024

wartaekonomi | Nasional | Published at 16/08/2021 09:56
Bu Megawati Pilih Putri Semata Wayang, Pak Ganjar Pantang Mundur dari Pilpres 2024

Pegiat media sosial Denny Siregar meminta Ganjar Pranowo harus maju, meski Ketua Umum PDIP lebih memilih Puan Maharani untuk maju di Pilpres 2024.

Ungkapan Denny Siregar dilontarkan pada akun Twitter pribadinya. Dalam isi cuitannya juga, Denny menyebut bahwa Ganjar Pranowo setia terhadap PDIP dan Megawati.

Gua yakin, pak ganjarpranowo itu orang yg sangat setia pada PDI_Perjuangan, cuit Denny Siregar, menyadur dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Senin (16/8/2021).

Pasalnya, kata Denny, Ganjar sudah bergabung ke PDIP sejak mahasiswa dan dia merupakan loyalis militan Megawati.

Oleh karenanya, menurut Denny, apapun yang disampaikan orang-orang, Ganjar tidak akan mau diadu domba dengan Puan Maharani.

Sebab, lanjut Denny, Ganjar Pranowo sudah menganggap Ketua DPP PDIP itu sebagai adiknya sendiri.

Dia sdh gabung sejak mahasiswa. Loyalis Megawati militan. Jadi apapun kata orang, dia tidak akan mau diadu-adu denga Puan, yang sudah seperti adeknya sendiri. Cuma, mungkin di partai ada orang-orang yang pengen cari muka, tuturnya.

Denny Siregar pun lantas memberikan pendapatnya apabila Megawati lebih memilih mencalonkan Puan Maharani dibanding Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Menurutnya, Ganjar pasti akan menerima keputusan Megawati tersebut lantaran dia sangat menghormati putri Bung Karno itu.

Selain itu, Denny juga beranggapan bahwa Ganjar kemungkinan memilih lebih baik mundur dari PDIP dibanding harus berbenturan dengan Puan Maharani.

Gimana seandainya bu Mega akhirnya calonkan Puan di 2024 ? Pak ganjarpranowo pasti terima. Dia sangat hormat sama bu Mega. Lebih baik mundur daripada harus berbenturan, ujar Denny.

Jika hal itu terjadi, menurut Denny Siregar nantinya akan ada pihak yang mendatangi Ganjar Pranowo dan meminta Gubernur Jawa Tengah itu untuk tetap maju di Pilpres 2024 dan bertarung dengan putri Megawati, Puan Maharani. Namun, hal itu bukan demi kepentingan Ganjar melainkan untuk rakyat Indonesia.

Sampai akhirnya ada yang datang dan tepuk pundaknya, Kamu hrs maju. Ini bukan untuk kamu. Tapi untuk Indonesia, ujarnya.

Artikel Asli