Izin Belum Lengkap, Malah Langgar Prokes

radarjogja | Nasional | Published at 16/08/2021 09:55
Izin Belum Lengkap, Malah Langgar Prokes

RADAR JOGJA Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sleman menutup dan menyegel tempat usaha yang kedapatan melanggar aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Sebagaimana terjadi di Hallu Kitchen and Launge, Jalan Magelang KM 5, Kutuasem, Sinduadi, Mlati, Sleman, Minggu (15/8). Diketahui izinnya pun belum lengkap.

Ketua Satgas Percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Sleman Shavitri Nurmala Dewi menjelaskan, ini bukan kali pertama kafe tersebut melakukan pelanggaran. Sebelumnya, kafe tersebut sudah mendapatkan teguran karena tidak menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan baik. Karena sudah diberikan teguran dan peringatan tetapi tidak diindahkan, terpaksa tempat usaha tersebut di segel. Penghentian tempat usaha, dituangkan dalam berita acara penutupan (BAP) tempat usaha dengan penyegelan dan pemasangan stiker penutupan tempat usaha, ungkap Evi, Minggu (15/8).

Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman Harda Kiswaya menambahkan, alasan penutupan cafe tersebut bukan hanya melanggar aturan PPKM. Beroperasi di atas ketentuan batas waktu. Yakni pukul 20.00. Tetapi juga berkaitan dengan izin usaha yang belum lengkap.

Pihaknya telah mengadakan rapat dengan instansi terkait, dalam hal ini Dinas Perizinan. Karena syarat belum komplit, Pemkab Sleman menutup sementara kegiatan Kitchen and Launge.Nah, apabila nanti syarat sudah bisa dilengkapi dan sesuai dengan aturan yang ada, maka dapat dibuka kembali, tegasnya.

Bukan hanya di kafe tersebut. Operasi juga menyasar di wilayah Tambakboyo, Condongcatur, Depok. Tempat makan yang melanggar jam operasional di atas pukul 20.00, jumlah tempat duduk melebihi kuota (lebih dari 25 persen) juga ditemukan. Kendati begitu, satgas hanya memberikan teguran. Juga surat peringatan untuk menerapkan prokes. Menjaga jarak dengan mengatur tempat duduk.

Selain pengawasan dan teguran, pelakubusaha juga diberikan edukasi. Sosialisasi Instruksi Bupati Sleman No. 22/INSTR/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Sleman yang berakhir hingga hari ini (16/8). Adapun personil yang terlibat dari tim gabungan, yaitu, Satpol PP Sleman, TNI/Polri, Disperindag, Disnaker, Dispar dan Linmas. (mel/pra)

Artikel Asli