Hari Ini, Jokowi Sampaikan Pidato Kenegaraan Di Gedung Nusantara

rm.id | Nasional | Published at 16/08/2021 08:46
Hari Ini, Jokowi Sampaikan Pidato Kenegaraan Di Gedung Nusantara

Hari ini, Presiden Jokowi akan menyampaikan dua pidato di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara Komplek Parlemen Senayan, Jakarta.

Sebelum Presiden menyampaikan pidatonya, Sidang Tahunan MPRdan Sidang Bersama DPR dan DPD Tahun 2021 akan terlebih dahulu dibuka oleh Ketua MPR dandilanjutkan dengan Pidato Pengantar Sidang Bersama DPR dan DPD oleh Ketua DPD.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden akan menyampaikan pidato dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pidato dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selanjutnya, Presiden Jokowiakan menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPRTahun Sidang 2021-2022, yang akan dimulai pada pukul 10.30 WIB dan dibuka oleh Ketua DPR.

Presiden akan berpidato dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU APBN Tahun Anggaran 2022 beserta Nota Keuangannya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Indra Iskandar memastikan Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, dan Rapat Paripurna DPR RI tentang RAPBN 2022 akan digelar dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Sidang tahunan tersebut akan berjalan secara minimalis, dengan jumlah peserta yang lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya.

Terdapat penyederhanaan signifikan dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu, ada 380 undangan yang hadir secara fisik. Tahun ini, termasuk VIP hanya 60 undangan. Lalu, Pidato Nota APBN yang biasanya siang, akan dimajukan pagi setelah sidang dengan selisih waktu antar sidang hanya 10-15 menit, ujar Indra, dikutip dari laman DPR,Senin (16/8).

Rangkaian sidang akan dilaksanakan secara hybrid (fisik dan virtual). Sementara Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH Maruf Amin hadir langsung.

Ada 1.000 orang yang hadir virtual, streaming 500 orang. Aspek keamanan akan sangat maksimal, sama seperti tahun lalu. Sekali lagi, pelaksanaannya juga telah disepakati secara minimalis dengan peserta yang hadir secara fisik 60 orang, jelas Indra

Rincian 60 orang yang hadir secara fisik adalah Presiden dan Wakil Presiden RI, Pimpinan DPR (5), Pimpinan MPR (10), Ketua Fraksi/Kelompok DPD RI (10), Ketua Fraksi di DPR RI (9), Pimpinan DPD(4), Perwakilan Subwilayah (4), serta Pimpinan Lembaga Tinggi Negara (Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Ketua Mahkamah Agung (MA), Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), dan Ketua Komisi Yudisial (KY)).

Selain itu, hadir juga dari unsur pemerintah antara lain Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Menteri Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet, Menteri Keuangan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Panglima TNI, dan Kapolri.

Sedangkan undangan yang mengikuti secara virtual, antara lain mantan presiden (3), mantan wakil presiden (4), mantan Ketua MPR (2), mantan Ketua DPR (4), dan mantan Ketua DPD (4).

Hadir juga secara virtual sebanyak 540 anggota DPR, 124 anggota DPD, 103 duta besar/perwakilan negara sahabat, 8 pimpinan BPK, 9 jajaran MA, 7jajaran MK, 6jajaran KY, dan 34Gubernur se-Indonesia. [HES]

Artikel Asli