Kalem, Elektabilitas Erick Thohir Malah Naik

wartaekonomi | Nasional | Published at 16/08/2021 08:28
Kalem, Elektabilitas Erick Thohir Malah Naik

Ada hal baru dalam survei Indonesia Political Opinion (IPO), yakni pergerakan elektabilitas tokoh-tokoh politik pada pertarungan Pilpres 2024. Elektabilitas Erick Thohir, menteri BUMN saat ini, naik cukup signifikan mengungguli sejumlah nama yang selama ini memasang baliho secara masif.

Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, mengatakan bahwa elektabilitas Erick Thohir saat ini 4,7 persen atau naik tajam dari 0,2 persen pada April 2021. Dedi menyebut, elektabilitas mantan ketua tim kampanye Jokowi-Maruf Amin pada Pilpres 2019 itu mendekati angka Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Program-program yang dibuat Erick sebagai Menteri BUMN sangat populis," kata Dedi dalam diskusi virtual di Jakarta pada Sabtu, 14 Agustus 2021.

Ia melanjutkan, tanpa harus pasang baliho, tanpa harus promosi politik, dan juga bukan politisi, tapi sosok Erick Thohir punya elektabilitas cukup progresif.

Nama lain yang mendapat peningkatan elektabilitas adalah Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. Pada April 2021 elektabilitas Zulkifli masih rendah, sekarang berada di posisi 10 besar dengan 1,9 persen.

Peningkatan elektabilitas Zulkifli Hasan (Zulhas) mengalahkan Ketua DPR Puan Maharani yang hanya mendapatkan 0,9 persen. Namun, elektabilitas Zulkifli masih di bawah Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Dedi menilai, hal itu wajar lantaran Airlangga sedang gencar-gencarnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat, salah satunya melalui baliho. Namun dengan melihat angka elektabilitas, IPO menyatakan baliho tidak berhasil mengangkat elektabilitas Airlangga secara signifikan.

Survei dilakukan terhadap 1.200 responden pada 2-10 Agustus 2021 dengan menggunakan teknik multistage random sampling . Tingkat akurasi survei mencapai 97 persen dengan pengukuran kesalahan atau sampling error 2,5 persen.

Daftar 10 Besar Elektabilitas Tokoh Maju pada Pilpres 2024:

1. Anies Baswedan: 18,7 persen;

2. Ganjar Pranowo: 16,5 persen;

3. Sandiaga Salahuddin Uno: 13,5 persen;

4. Agus Harimurti Yudhoyono: 9,9 persen;

5. Prabowo Subianto: 7,8 persen;

6. Ridwan Kamil: 6,2 persen;

7. Erick Thohir: 4,7 persen;

8. Tito Karnavian: 3,6 persen;

9. Airlangga Hartarto: 2,5 persen;

10. Zulkifli Hasan: 1,9 persen.

Artikel Asli