Layanan Peti Kemas Pelindo I Meningkat

rm.id | Nasional | Published at 16/08/2021 07:26
Layanan Peti Kemas Pelindo I Meningkat

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo I mencatatkan kinerja positif di sepanjang semester I tahun ini. Khususnya pada aktivitas bongkar muat peti kemas, baik domestik maupun internasional.

Direktur Utama Pelindo I Prasetyo mengatakan, bongkar muat peti kemas tercatat sebanyak 717.030 TEUs ( Twenty Foot Equivalent Unit ) sepanjang Semester I-2021. Atau tumbuh 10,79 persen dibandingkan capaian periode sama tahun sebelumnya sebesar 647.172 TEUs.

Rinciannya, arus peti kemas internasional tercatat mencapai 291.016 TEUs, naik 3,18 persen dari capaian periode sama tahun lalu sebesar 282.039 TEUs. Sedangkan, arus peti kemas domestik sebanyak 426.014 TEUs, naik 16,67 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar 365.133 TEUs.

Di tengah pandemi Covid-19 yang belum usai, kami masih mencatatkan kinerja positif. Seperti di arus peti kemas, karena didorong distribusi logistik di terminal-terminal peti kemas milik perusahaan, ujar Prasetyo melalui siaran pers, kemarin.

Menurut Prasetyo, sejalan dengan pertumbuhan arus peti kemas yang meningkat, arus kapal dan barang di pelabuhan-pelabuhan milik Pelindo I juga menunjukkan pertumbuhan positif. Seperti kunjungan kapal, yang sepanjang Semester I-2021 sebanyak 29.392 call , tumbuh 7,25 persen dari capaian di periode yang sama tahun 2020 sebanyak 27.404 call .

Hal ini dikarenakan perseroan melayani kunjungan kapal dengan total volume angkutan sebesar 105.593.658 Gross Tonnage (GT), naik 36,41 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 77.406.756.

Selain itu, arus barang mencapai 10.572.958 ton, meningkat 13,38 persen dari arus barang di Semester I-2020 sebesar 9.325.105 Ton.

Hal ini juga disebabkan kenaikan jumlah barang ekspor-impor dan bongkar muat barang antar pulau di sejumlah pelabuhan Pelindo I, jelasnya.

Arus barang tersebut memuat barang ekspor sejumlah komoditas. Seperti cangkang di Pekanbaru, Crude Palm Oil (CPO) di Lhokseumawe, karet di Belawan, serta Palm Kernel Expeller (PKE) di Dumai dan Belawan.

Sedangkan jumlah barang impor di Cabang Belawan juga mengalami peningkatan, seperti komoditas metal coil , gula pasir, equipment material , dan pupuk.

Begitu juga dengan bongkar muat antar pulau yang mengalami peningkatan seperti peningkatan komoditas aspal curah di Lhokseumawe. Yakni, batubara, kayu, dan CPO turunannya di Belawan, serta batu granit di Tembilahan.

Prasetyo menjelaskan, sebagian besar pelabuhan-pelabuhan Pelindo I menghadap langsung ke Selat Malaka. Sehingga menjadi keunggulan tersendiri bagi Pelindo I, pungkasnya. [IMA]

Artikel Asli