Tiga Tewas akibat Kebakaran Lapak Pemulung

koran-jakarta.com | Nasional | Published at 16/08/2021 06:45
Tiga Tewas akibat Kebakaran Lapak Pemulung

JAKARTA - Sebanyak tiga orang meninggal dunia akibat kebakaran yang melanda puluhan lapak pemulung di Jalan Kemang Utara IX, Kelurahan Bangka Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (15/8).
Humas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Mulat Wijayanto mengatakan ketiga korban meninggal tersebut merupakan satu keluarga, yakni Kaka (30), Eni (40), dan Febri (3). "Tiga orang meninggal. Semuanya sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, untuk dilakukan otopsi," katanya.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kota Jakarta Selatan, Herbert Flider Lumban Gaol mengatakan penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
Lebih lanjut Herbert mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 03.18 WIB dini hari. Lantas sekitar pukul 04.52 WIB api sudah berhasil dilokalisir. "Saat ini api sudah dapat dipadamkan, untuk penyebab kebakaran diduga korsleting listrik," kata Herbert.
Menurutnya, ada 60 lebih lapak warga hangus terbakar. "Diperkirakan 60 lapak, belum paten banget laporannya. Ada hunian warganya juga, ada lapak, soalnya banyak pendatang bangunan," kata dia.
Untuk memadamkan kobaran api itu, kata Herbert, sebanyak 19 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan yang terdiri dari 13 unit pompa dan 6 unit pendukung. "Untuk personel 95 orang," katanya.
Salah satu warga setempat, Bambang mengungkapkan kobaran api berasal dari salah satu lapak yang kemudian menyebar ke lapak-lapak lain. "Api dari sudut belakang, terus nyebarnya cepat sampai semua kena (terbakar). Ini kan bangunan semi permanen semua dan isinya lapak-lapak gitu jadi memang cepat terbakar apinya. Di sini kan (lokasi kebakaran) lapak pemulung," kata Bambang.

Periksa Saksi
Polsek Mampang Prapatan, Jakarta Selatan memeriksa dua orang saksi terkait kebakaran puluhan lapak pemulung tersebut.
"Sementara ini masih dua orang, ini lagi cari informasi lagi, soalnya kan itu lapak pemulung," kata Kepala Unit Reskrim Polsek Mampang Inspektur Polisi Satu Supardi saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Supardi menjelaskan pihaknya sudah memasang garis polisi (police line) di lokasi korban meninggal dunia akibat peristiwa kebakaran tersebut. Ant/S-2

Artikel Asli