Rilis Venom: Let There Be Carnage Kembali Ditunda

republika | Nasional | Published at 16/08/2021 01:45
Rilis Venom: Let There Be Carnage Kembali Ditunda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Industri perfilman Hollywood masih tertatih-tatih menghadapi pandemi Covid-19, terlepas dari beragam upaya yang sudah dilakukan. Situasi ini turut berimbas pada jadwal perilisan Venom: Let There Be Carnage yang harus kembali ditunda.

Penundaan jadwal perilisan bioskop untuk film Venom: Let There Be Carnage telah diumumkan oleh Sony Pictures secara resmi. Sekuel Venom yang sebelumnya dijadwalkan akan rilis di layar lebar Amerika Serikat (AS) pada 24 September akan diundur menjadi 15 Oktober 2021.

Penundaan ini dilakukan karena kasus Covid-19 kembali meningkat tajam di Amerika Serikat akibat penyebaran varian Delta yang semakin meluas. Peningkatan ini membuat banyak penggemar film enggan untuk kembali menonton di bioskop.

Berdasarkan survei yang dilakukan National Research Group, penggemar film yang merasa sangat atau cukup nyaman untuk menonton di bioskop berkisar di angka 67 persen. Angka ini mengalami penurunan sebesar 3 persen bila dibandingkan dengan pekan lalu, dan mengalami penurunan sebanyak 14 persen bila dibandingkan dengan bulan lalu.

Penurunan minat ini membuat pemulihan bisnis bioskop belum mencapai tahap yang optimal setelah lama ditutup akibat pandemi Covid-19. Sejauh ini, beberapa film box office domestik yang tayang di bioskop selama pandemi Covid-19 adalah A Quiet Place Part II dan 9: The Fast Saga .

Pasar internasional yang menjadi kunci penting dalam kesuksesan film berbiaya besar juga belum pulih. Ada banyak negara di dunia yang masih bergelut dengan peningkatan kasus Covid-19 dan ancaman varian-varian SARS-CoV-2 baru yang lebih menular.

Film Venom: Let There Be Carnage digarap oleh sutradara Andy Serkis. Film sekuel ini akan dibintangi oleh bintang ternama seperti Woody Harrelson, Michelle Williams, Reid Scott, dan Naomie Harris.

Film perdana Venom pertama kali dirilis pada 2018 lalu. Film ini mendulang kesuksesan besar dan berhasil meraup keuntungan sebesar 885 juta dolar AS atau sekitar Rp 12,7 triliun dari penayangan secara global.

Artikel Asli