Apes Banget! Pergoki Pacar dan Pria Lain Kresek-kresek di Kamar Kos, Pelajar Ini Malah Dikeroyok

Nasional | radartegal | Published at Rabu, 11 Agustus 2021 - 16:48
Apes Banget! Pergoki Pacar dan Pria Lain Kresek-kresek di Kamar Kos, Pelajar Ini Malah Dikeroyok

Nasib nahas menimpa seorang pelajar berinisial INDSS (17). Entah bagaimana kondisi hatinya saat ia menyaksikan kekasihnya, Ni Luh AY (18) berduaan dengan lelaki berinisial BAA (17) di dalam kamar kosnya.

Belum sempat menerima penjelasan dari sang kekasih, pelajar ini malah dikeroyok oleh teman BAA, Riki Nur Rohmat (26) dan BA (16).

Awalnya, INDSS meminta penjelasan dari pacarnya, Ni Luh Ay. Namun, remaja yang berdomisili di kawasan Gunung Agung, Pemecutan Kaja, Denpasar ini justru dikeroyok.

Ironisnya, peristiwa itu terjadi di dalam kamar kos Ni Luh AY di Jalan Wanasegara Kuta, Badung, Sabtu (7/8) sekitar pukul 02.30.

Dikutip dari Radar Bali, Kapolsek Kuta Kompol I Nyoman Gatra mengatakan peristiwa ini berawal ketika INDSS mendatangi kos pacarnya di kawasan Gang Sandat, Kuta, Badung, pukul 02.30.

Ia langsung mengetuk pintu kamar kos nomor 10 yang ditempati kekasihnya di lantai dua. Namun, sang kekasih tak merespons.

ABG ini (INDSS) merasa curiga. Sebab mendengar ada suara kresek-kresek dari dalam kamar, beber Kompol Gatra.

Bunyi-bunyian itulah membuat INDSS curiga. INDSS kemudian melangkah dari samping menuju ke pintu belakang. Kebetulan, pintu itu tidak terkunci.

Betapa terkejutnya INDSS ketika membuka pintu dan bergegas masuk. Ia menyaksikan kekasihnya sedang berduaan dengan pria lain.

Ya di dalam kamar ada seorang laki-laki tak dikenal bersama sang kekasih. Saat itu, INDSS meminta penjelasan kepada sang kekasih tentang keberadaan BAA itu, terang Kapolsek.

BAA pun ketakutan. Via pesan singkat, BAA meminta bantuan pada dua temannya, Riki Nur Rohmat dan BA, yang diduga berada tak jauh dari TKP.

Riki Nur Rohmat dan BA, dengan cepat tiba di kamar tersebut. Tanpa basa-basi, dua laki-laki ini langsung memukul wajah INDSS berulang kali sebelum mendapatkan penjelasan.

Korban INDSS babak belur dan berdarah-darah. INDSS kemudian menyelamatkan diri. Ia kabur meninggalkan kos pacarnya.

Korban Lapor Polisi

Peristiwa itu diberitahukan INDSS kepada ayahnya, IWAS (51). Lalu dilaporkan ke Polsek Kuta pada Sabtu pagi.

Akibat dari insiden tersebut, INDSS masih dalam keadaan sakit di sekujur badannya, hidungnya mengeluarkan darah, juga mengalami luka lebam dan sakit di dadanya.

Selain itu, HP merek Oppo milik INDSS juga hilang.

Tim Opsnal Reskrim Polsek Kuta langsung bergerak menindaklanjuti laporan yang diterima, hingga berhasil mengamankan dua orang di hari yang sama, bebernya.

Riki Nur Rohmat, diamankan di kamar sebelah lokasi kejadian, Jalan Wana Segara Gang Sandat Nomor 8, kamar Nomor 9 lantai dua.

Lalu satunya lagi yang masih di bawah umur berinisial BA, diciduk di Juwet Sari, Pemogan, Denpasar Selatan, Sabtu siang.

Atas perbuatannya, mereka terancam dikenakan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman pidana penjara lima tahun enam bulan. (dre/yor/radarbali/ima)

Artikel Asli