Malaysia Izinkan Pendirian Universiti Muhammadiyah Malaysia

Nasional | republika | Published at Rabu, 11 Agustus 2021 - 14:26
Malaysia Izinkan Pendirian Universiti Muhammadiyah Malaysia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perjuangan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mendirikan kampus di negeri jiran Malaysia akhirnya terealisasi. Hal itu setelah Kementerian Pengajian Tinggi (Kementerian Pendidikan Tinggi) menyetujui berdirinya Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) di bawah syarikat UCM Konsortium Sdn. Bhd.

Surat yang dikeluarkan Ketua Pendaftar Institusi Pendidikan Tinggi Swasta Malaysia di Putrajaya tersebut diteken pada 5 Agustus 2021. Alhasil, Universiti Muhammadiyah Malaysia resmi berdiri. Kabar tersebut juga dikonfirmasi oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Ma'mun Murod.

"Resmi sudah berdiri Universiti Muhammadiyah Malaysia. Tanpa lelah menebar maslahat," ujar Ma'mun saat dikonfirmasi Republika di Jakarta, Rabu (11/8). Lewat akun Twitter , @mamunmurod_, ia mengunggah dokumen persetujuan pendirian UMAM.

Pada Mei 2019, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir bersama sejumlah pengurus PP Muhammadiyah bertemu Menteri Pendidikan Malaysia, Maszlee Malik di Kuala Lumpur. Maszlee menyambut baik, dan bersedia membantu rencana pendirian Universitas Muhammadiyah Malaysia.

"Beliau menyambut baik dan bersedia membantu pendiriannya," ujar Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu'ti saat dikonfirmasi.

Menurut Mu'ti, pertemuan tersebut selain membahas rencana pendirian Universitas Muhammadiyah di kawasan Cyber Jaya, Selangor, Malaysia, juga menyinggung rencana MoU antara PP Muhammadiyah dengan Menteri Pendidikan Malaysia di dalam bidang pendidikan.

"Mereka (Kementerian Pendidikan Malaysia) berminat untuk mengirimkan pelajar Malaysia untuk belajar di Fakultas Kedokteran di perguruan tinggi Muhammadiyah," jelas Mu'ti.

Artikel Asli