Jenderal Bintang Satu Ini Pamit pada Sultan, Tak Ada Kata Romantis kecuali Tanggung Jawab yang Nyata

Nasional | koran-jakarta.com | Published at Rabu, 11 Agustus 2021 - 12:02
Jenderal Bintang Satu Ini Pamit pada Sultan, Tak Ada Kata Romantis kecuali Tanggung Jawab yang Nyata

YOGYAKARTA - Jenderal Bintang Satu Bintang Setiawan berpamitan dengan Gubernur DIY, Sultan Hamengku Buwono X pada Selasa (10/8) siang di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan Yogyakarta.

Pertemuan tersebut digelar mengingat Brigjen Bintang dipindahtugaskan sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) VI/Mulawarman. Kodam VI/Mulawarman merupakan Kewilayahan Pertahanan TNI AD yang meliputi Provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.

Brigjen Bintang hadir bersama Kolonel (Inf) TNI Afianto, yang selanjutnya akan menjabat sebagai Komandan Korem 072/Pamungkas. Afianto sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Korem 072/Pamungkas.

Maka jangan bayangkan pamit-pamitan tersebut akan berisi kisah-kisah romantis selama bekerja, sebaliknya, yang ada hanyalah memastikan tanggung jawab yang nyata bahwa sepeninggal Brigjen Bintang, Sultan ingin jajaran Korem 072/Pamungkas melalui Babinsa dan Babinkamtibmas, terus mengawal kesuksesan vaksinasi di level mikro.

Dalam jawabannya kepada Sultan, Brigjen Bintang menyampaikan TNI AD telah mengirimkan tambahan 120 tenaga kesehatan (nakes) terlatih (non-dokter) yang nantinya membantu pelaksanaan akselerasi vaksinasi di tingkat RT/RW.

"Kami sudah terjunkan 120 orang nakes. Mereka sudah selesai ketugasan di Jakarta, lalu kini ditarik untuk membantu Jogja. Sekarang sudah disebar di Kabupaten/Kota di DIY yang akan membantu program vaksinasi. Jadi tidak ada alasan lagi kalau daerah kekurangan tenaga untuk vaksinasi," terangnya.

Adapun program percepatan vaksinasi di level mikro ini nantinya berada di bawah koordinasi kabupaten/kota dan kelurahan/kalurahan setempat. Kabupaten/kota diminta untuk selalu mengecek ketersediaan stok vaksin di wilayah masing-masing. Sri Sultan telah mengutarakan pusat akan selalu memastikan pasokan stok vaksin di DIY selalu tercukupi.

Sultanbanyak bercerita tentang penanganan Covid-19 di DIY. "DIY itu sempat jadi perhatian nasional, tapi perkembangannyakancukup baik, sehingga Jogja ini jadi contoh dalam hal penanganan pandemi Covid-19. Tadi banyak disinggung soal penanganan Covid-19 saja," imbuh Brigjen Bintang.

Selanjutnya, Brigjen. Bintang juga mohon doa agar ketugasan di tempat baru berjalan lancar. "Saya mohon pamit karena ketugasan di Jogja sudah selesai dan saya minta doanya kepada Sri Sultan karena bagaimana pun ini doa dari seorang raja, agar tugas baru saya bisa lancar," tutupnya.

Artikel Asli