Kasus di Luar Jawa Bali Naik, Satgas Catat NTT Tertinggi

Nasional | republika | Published at Rabu, 11 Agustus 2021 - 11:46
Kasus di Luar Jawa Bali Naik, Satgas Catat NTT Tertinggi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat penambahan kasus positif di luar Jawa Bali saat ini yang terus meningkat meskipun kenaikan kasus secara nasional justru mengalami penurunan. Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito pun menyampaikan, terdapat lima provinsi dengan angka kenaikan kasus tertinggi pada pekan ini.

Yakni Nusa Tenggara Timur yang mengalami kenaikan tertinggi sebesar 2.303 kasus, Sulawesi Tengah naik 1.733 kasus, Bangka Belitung naik 982 kasus, Kalimantan Selatan naik 624 kasus, dan Sumatera Barat naik 587 kasus.

Serta yang perlu diperhatikan bahwa kelima provinsi ini berada di luar Pulau Jawa-Bali, kata Wiku saat konferensi pers.

Sedangkan, pada kenaikan kasus aktif minggu ini disumbangkan dari lima provinsi dengan angka tertinggi mingguan. Yakni Sumatera Utara naik 5.425 kasus, Sulawesi Tengah naik 3.287 kasus, Kalimantan Selatan naik 2.659 kasus, Sumatera Barat naik 1.981 kasus, dan Sulawesi Selatan naik 1.786 kasus.

Kenaikan kasus aktif tertinggi di tingkat provinsi juga disumbangkan oleh provinsi yang hampir sama dengan penyumbang kasus positif tertinggi, di mana Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Barat selain menjadi penyumbang tertinggi kasus positif juga menyumbang tertinggi kenaikan kasus aktif di urutan 2,3, dan 4, ujar Wiku.

Sementara itu, pada penambahan kasus positif mingguan nasional tercatat mengalami penurunan sebesar 48.256 kasus, yakni dari 273.891 pada minggu sebelumnya menjadi 225.635 kasus di minggu ini. Wiku mengatakan, penurunan kasus positif ini terjadi selama tiga minggu berturut-turut atau turun 35 persen dari puncaknya.

Satgas juga melaporkan terjadinya penurunan kasus aktif di tingkat nasional selama dua minggu berturut-turut. Pada minggu ini, kasus aktif nasional turun 17 persen dari puncaknya. Sedangkan pada angka kesembuhan mingguan terus mengalami peningkatan hingga mencapai 5,54 persen dari titik terendah.

Artikel Asli