Pemasangan Baliho Puan Maharani Dikritik Banteng Pilih Tutup Kuping

Nasional | rm.id | Published at Rabu, 11 Agustus 2021 - 07:10
Pemasangan Baliho Puan Maharani Dikritik Banteng Pilih Tutup Kuping

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ogah ambil pusing dengan beragam olok-olok dan kritik atas menjamurnya baliho dan billboard salah satu pimpinannya, Puan Maharani. Justru, baliho-baliho tersebut dianggap punya pesan kuat untuk kader Banteng.

Billboard tersebut sebagai penambah semangat juang bagi pasukan, ujar politisi PDIP, Arteria Dahlan kepada Rakyat Merdeka , kemarin.

Menurutnya, Puan merupakan salah satu simbol keberhasilan partai di dalam politik Indonesia. Ada kerja keras pasukan partai yang membawa putri Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri itu menjadi Ketua DPR perempuan pertama. Loyalis Puan itu mengklaim, perasaan yang sama ada di seluruh kader Banteng.

Ini seperti gambaran semangat. Siapapun bisa, asal punya kompetensi, semangat juang, dan kerja keras, ungkapnya.

Anggota Komisi III DPR itu juga mengatakan, kader PDIP sangat bangga sekali dengan keberadaan baliho tersebut. Pasalnya, Puan adalah cucu biologis dan ideologis dari Proklamator, Bung Karno. Hal ini menjadi pelecut semangat para kader untuk semakin giat dan mendekatkan jiwa raganya kepada rakyat.

Esok kita torehkan sejarah baru, yang pastinya menjadi kenangan kebangsaan bagi partai maupun bagi bangsa dan mungkin saja bagi perempuan-perempuan di Indonesia, katanya.

Legislator dari daerah pemilihan Jawa Timur Vi itu juga menerangkan, pemasangan baliho tersebut lebih bersifat internal, atau bisa juga terkait posisinya sebagai Ketua DPR. Jadi, bukan untuk popularitas menuju Pilpres 2024 yang kini menjadi rumor yang beredar di masyarakat.

Politisi jebolan Universitas Indonesia (UI) itu juga menegaskan, partainya tidak ambil pusing dengan elektabilitas dan calon presiden di Pemilu 2024. Pasalnya, urusan tiket partai, semua kader pasti patuh dan tegak lurus dengan arahan Ketum PDIP.

Sementara pengamat politik dari Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus mengkritik pemasangan baliho para pimpinan partai politik. Tidak hanya Puan, gambar-gambar Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskadar alias Cak Imin juga bertebaran di daerah-daerah. Kebetulan, mereka saat ini merupakan pentolan DPR.

Catatan kinerja yang tak memadai dari pimpinan DPR tersebut nampaknya akan semakin buruk ketika sejak awal mereka sudah mulai sibuk dengan urusan politik sendiri-sendiri, tegasnya.

Namun Wakil Sekretaris Jenderal PKB, Daniel Johan menegaskan, pemasangan baliho Cak Imin di sudut pelosok tanah air, murni dari para simpatisan dan kader PKB. Anggota Komisi IV DPR ini membantah, kalau Cak Imin tak punya kepekaan terhadap penderitaan rakyat hanya karena memasang baliho.

Kalaupun ada perintah memasang baliho Cak Imin di daerah, itu hanya terkait agenda partai. Misalnya, dalam rangka memperingati harlah atau HUT PKB. Kalau ini rutin setiap tahun, kelitnya. [BSH/REN]

Artikel Asli