Ayo, Yang Belum Punya KTP Atau NIK Buruan Vaksin

Nasional | rm.id | Published at Rabu, 11 Agustus 2021 - 07:00
Ayo, Yang Belum Punya KTP Atau NIK Buruan Vaksin

Warga yang tidak punya Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) tetap bisa divaksin Covid-19. Itu dilakukan untuk mempercepat target vaksinasi yang telah ditetapkan pemerintah.

Kemenkes_ri mengunggah tiga meme yang berkaitan dengan mekanime vaksinasi bagi warga yang belum memiliki NIK atau KTP.

Pertama, sejumlah orang sedang antre mengikuti vaksinasi Covid-19. Di dalamnya terdapat pernyataan tentang target pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat rentan. Yaitu, penyandang disabilitas, penyandang masalah kesejahteraan sosial, masyarakat adat, pekerja migran Indonesia bermasalah, penghuni lembaga pemasyarakatan dan masyarakat yang belum memilik NIK atau KTP.

Kedua, sejumlah Kantor Dinas Kesehatan di daerah. Di dalamnya ada arahan bahwa dinas kesehatan provinsi dan dinas kesehatan kabupaten memastikan agar kantor wilayah Kemenkumham, unit pelaksana teknis kementerian, dinas pemberdayaan masyarakat desa, kantor wilayah Kementerian Agama, dinas sosial, dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat apabila terdapat target sasaran vaksinasi Covid-19 yang belum memiliki NIK/KTP.

Ketiga, sejumlah orang yang akan menjalani vaksinasi Covid-19. Di dalamnya ada informasi bahwa Pemerintah Daerah akan menyiapkan tempat vaksinasi khusus bagi masyarakat yang belum memiliki NIK/KTP.

Selain itu, pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat yang belum memiliki NIK/ KTP diatur oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat.

Setiap warga negara Indonesia memiliki hak yang sama untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19. Termasuk kelompok rentan dan masyarakat yang belum memiliki NIK. Tujuannya, agar semakin cepat dan semakin banyak masyarakat yang terlindung serta semakin cepat herd immunity terbentuk, jelas Kemenkes_ri .

Kemenkes_ri memastikan ketersediaan kebutuhan vaksin dan logistik vaksinasi Covid- 19 bisa di tingkat kabupaten/kota dan provinsi. Apabila masih belum mencukupi, Dinas Kesehatan Provinsi atau Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota bisa mengajukan usulan kebutuhan dan logistik vaksinasi Covid-19 kepada @KemenkesRI.

Netizen mendukung langkah pemerintah yang semakin mempermudah warga agar bisa ikut vaksinasi Covid-19. Bahkan, bagi masyarakat yang tidak punya KTP/NIK sekalipun.

Akun @Indah Ariani mengatakan, syarat vaksinasi makin dipermudah sama Pemerintahan Presiden @jokowi . Masyarakat yang tidak mempunyai KTP dan NIK pun sekarang bisa daftar vaksinasi Covid-19. Ayo, yang belum vaksin, buruan vaksin ya, ajak dia.

Akun @Deje_Vendra menyambung. Kata dia, sekarang NIK bukan prasyarat untuk bisa memperoleh vaksin virus Corona. Masyarakat yang belum memiliki KTP tidak perlu khawatir tidak mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Vaksinasi beneran dikebut. Buat masyarakat adat dan pekerja migran yang tidak punya KTP bisa tetap ikut vaksin, timpal @mamacia .

Senada, @Mockingjacks mengatakan, warga yang tidak punya KTP/NIK bisa tetap mengikuti vaksin Covid-19. Dia bilang, Kemenkes telah mengeluarkan peraturan terbaru. Masyarakat yang belum mempunyai NIK/KTP tetap dapat mendaftarkan diri mengikuti suntik vaksin Covid-19.

Alurnya, lanjut @Mockingjacks , para calon penerima vaksin datang ke lokasi vaksinasi. Kemudian, petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) mendata warga tersebut untuk dibuatkan NIK.

Baru dilanjutkan dengan screening kesehatan. Setelah lolos screening bisa ikut vaksin Covid-19, kata @Mockingjacks .

Akun @narkosun menyambung. Kata dia, masyarakat tanpa atau tidak punya KTP bisa ikut vaksinasi. Syaratnya, datang langsung ke Dinas Kependudukan setempat, nanti akan diberikan NIK agar bisa ikut vaksinasi.

Mudah-mudahan pelayanan dipermudah. Terutama, stok vaksin. Perbanyak tempat vaksin agar tidak timbul kerumunan, harap dia. [TIF]

Artikel Asli