7 Film perjuangan Indonesia tayang Agustus 2021, bisa bakar semangat

Nasional | brilio.net | Published at Rabu, 11 Agustus 2021 - 05:55
7 Film perjuangan Indonesia tayang Agustus 2021, bisa bakar semangat

Brilio.net - Agustus menjadi bulan istimewa bagi bangsa Indonesia. Sebab, di bulan inilah, Indonesia memproklamirkan diri sebagai negara merdeka yang bebas dari segala bentuk penjajahan. Oleh karena itu, cocok sekali bila pada momen hari kemerdekaan ini diisi dengan menonton film yang menceritakan perjuangan bangsa Indonesia.

Selain itu, film-film ini juga hadir dengan berbagai tokoh sentral seperti Soekarno atau juga tokoh-tokoh minor yang jarang sekali namanya terekspos, seperti tokoh Johan dalam film The East. Film-film tersebut bisa menjadi salah satu bahan edukasi untuk mengajarkan sejarah kepada generasi muda.

Dilansir brilio.net dari berbagai sumber, Rabu (11/8), berikut film tentang perjuangan Indonesia yang akan tayang pada Agustus 2021 ini.

1. The East.

foto: imdb.com

Film The East atau yang berjudul asli De Oost ini merupakan film Belanda yang berlatar perang Belanda-Indonesia pada 1946. Film ini menceritakan seorang prajurit bernama Johan yang kagum dengan Kapten Angkatan Darat Raymond Westerling, pimpinan kontra pemberontakan gerilyawan Indonesia, sejenis pasukan khusus yang dibentuk KNIL.

Selain itu, Westerling juga terkenal sebagai pimpinan pembantaian massa ribuan warga sipil di Sulawesi Selatan dalam kurun waktu 1056-1947. Film ini menyorot perasaan Johan melihat semua hasil dari perang yang telah ia lakukan.

Film ini dirilis resmi pada 13 Mei 2021 di Prime Video dan saat ini sudah bisa ditonton di layanan streaming Mola TV.

2. Soekarno .

foto: imdb.com

Film Soekarno merupakan film biopik yang menceritakan kehidupan Soekarno sejak masa kecil hingga ia dikenal sebagai tokoh pergerakan Indonesia. Film ini menggambarkan gagasan Soekarno tentang Indonesia merdeka dari pemerintah kolonial Belanda melalui pembelaannya saat sidang di penjara kolonial.

Pembelaannya tersebut kemudian terkenal sebagai salah satu bukunya yang berjudul Indonesia Menggugat. Film ini diproduksi pada 2013 dan kembali hadir di Netflix pada 12 Agustus 2021.

3. Sang Kiai.

foto: imdb.com

Berlatar pendudukan Jepang pada 1942, film Sang Kiai hadir menceritakan sumbangsih KH. Hasyim Asyari dari Nahdlatul Ulama saat masa perjuangan Indonesia merdeka. Dalam film ini, KH. Hasyim Asyari digambarkan sebagai ulama karismatik yang mempunyai daya untuk menggerakkan jamaah santrinya.

Selain itu, dalam film ini juga diceritakan bagaimana Presiden Soekarno meminta bantuan dan dijawab oleh KH. Hasyim Asyari dengan Resolusi Jihad. Peristiwa inilah yang kemudian menjadi patokan peringatan Hari Santri Nasional. Film ini kembali hadir di Netflix pada 12 Agustus 2021.

4. Sang Pencerah.

foto: imdb.com

Sang Pencerah merupakan film yang mengisahkan kehidupan Ahmad Dahlan saat awal-awal membentuk Muhammadiyah. Film ini menggambarkan bagaimana Ahmad Dahlan mengambil celah dalam sistem sekolah yang dibentuk oleh pemerintah Belanda.

Ia sempat dianggap kyai kafir karena membuka sekolah seperti sekolah modern Belanda dan mengajarkan pelajaran agama Islam di Kweekschool atau sekolah para bangsawan di Jetis, Yogyakarta. Sang Pencerah kembali hadir di Netflix pada 12 Agustus 2021.

5. Cut Nyak Dhien (Versi Restorasi).

foto: imdb.com

Cut Nyak Dhien merupakan film yang disutradarai oleh Eros Djarot dan menjadi pemenang dalam Piala Citra sebagai Film Terbaik dalam Festival Film Indonesia 1988. Film ini kembali hadir dengan melakukan restorasi pada film setelah 33 tahun tayangan perdananya.

Film ini menceritakan perjuangan Cut Nyak Dhien selama Perang Aceh yang berlangsung selama 31 tahun. Film Cut Nyak Dhien (Versi Restorasi) ditayangkan di bioskop pada 20 Mei 2021 dan saat ini dapat ditonton kembali di Mola TV.

6. Kartini.

foto: imdb.com

Film Kartini pada 2017 lalu merupakan film ketiga yang mengisahkan kehidupan Kartini yang pernah tayang di layar kaca Indonesia. Film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo ini mengisahkan kehidupan ningrat Kartini dan impiannya untuk perempuan-perempuan pada zamannya agar bisa bersekolah dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Dalam film ini juga disorot surat-menyurat Kartini dengan Nyonya Abendanon di Belanda. Surat-surat tersebut kelak dibukukan oleh Mr. JH Abendanon, Direktur Departemen Pendidikan, Agama, dan Kerajinan Pemerintah Hindia-Belanda yang berjudul Door Duisternis tot Licht, Gedachten van RA Kartini.

7. Sultan Agung: Harta, Perjuangan dan Cinta (Netflix).

foto: imdb.com

Sultan Agung: Harta, Perjuangan dan Cinta mengisahkan Raden Mas Rangsang yang mesti menggantikan posisi ayahnya, Panembahan Hanyokrowati untuk menjadi Sultan Agung. Padahal, saat itu usianya masih remaja yang masih asyik bermain bersama teman-temannya. Namun, tugas tersebut mesti ia ambil dan ia punya tanggung jawab menyatukan kembali kadipaten-kadipaten di tanah Jawa setelah dirusak oleh politik pecah belah VOC.

Artikel Asli