Vaksinasi Ketiga Tenaga Kesehatan Mataram, Dikes Terima Vaksin Moderna

lombokpost | Nasional | Published at 02/08/2021 12:33
Vaksinasi Ketiga Tenaga Kesehatan Mataram, Dikes Terima Vaksin Moderna

MATARAM-Pemerintah terus berupaya melindungi para Tenaga Kesehatan (Nakes) dari risiko buruk penularan Covid-19. Salah satunya adalah dengan pemberian vaksin ketiga.

Untuk vaksin ketiga, Nakes kami di Kota Mataram akan diberikan vaksin moderna, jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr. Usman Hadi kepada Lombok Post.

Vaksin ini berbeda dengan vaksin sinovac yang sebelumnya telah diberikan kepada Nakes tahap pertama dan kedua lalu. Vaksin jenis ini dikatakan Usman sebagai booster untuk menguatkan antibodi untuk mencegah penularan virus korona.

Antibodi yang sudah dibentuk oleh vaksin pertama dan kedua nanti akan dikuatkan oleh vaksin ketiga ini. Agar antibodinya tidak turun lagi, terang Usman.

Upaya untuk melakukan vaksin ketiga ini juga menyusul banyaknya tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19. Baik yang ada di Puskesmas maupun rumah sakit. InsyaAllah besok Senin (hari ini, Red) kami terima vaksinnya dari provinsi. Jumlah vialnya kami belum tahu. Tapi kami harap disesuaikan dengan jumlah nakes sekitar 7.500 orang, katanya.

Usman memaparkan saat ini ada sekitar 20 tenaga kesehatan yang masih positif Covid-19 dan sedang melakukan isolasi. Baik isolasi di rumah sakit maupun isolasi mandiri di rumah.

Selain Nakes yang ada di Puskesmas, sejumlah Nakes yang ada di RSUD Kota Mataram juga dinyatakan Covid-19. Total ada sekitar 40 nakes di RSUD Kota Mataram terpapar virus korona.

Tapi kondisinya sudah mulai stabil. Ada 13 orang yang diisolasi di Hotel Fizz dan Nutana yang dijadikan rumah sakit darurat, terang Koordinator RS Darurat Hotel Nutana dan Fizz Suhermanto kepada Lombok Post.

Ketua Satgas Covid-19 RSUD Kota Mataram dr. Hj Eka Nurhayati mengatakan, Nakes memang rentan terpapar. Karena mereka setiap hari bersentuhan dengan masyarakat khususnya pasien Covid-19. Tapi bagaiamana pun pelayanan di rumah sakit tetap diberikan. Tidak boleh tutup, jelasnya. (ton/r3)

Artikel Asli