Dukung Penuh Aksi Moeldoko, Pernusa: Hajar LSM yang Sok Hebat Melebihi DPR

wartaekonomi | Nasional | Published at 02/08/2021 11:25
Dukung Penuh Aksi Moeldoko, Pernusa: Hajar LSM yang Sok Hebat Melebihi DPR

Ketua Umum Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa), KP Norman Hadinego memberikan dukungan penuh terkait langkah-langkah hukum yang akan diambil Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mensomasi Indonesia Corruption Watch (ICW) dan akan menempuh jalur hukum.

"Saya, Ketua Umum Perjuangan Rakyat Nusantara mendukung upaya Pak Moeldoko agar LSM jangan merasa sok hebat melebihi kewenangan DPR sebagai kontrol roda pemerintahan," katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/8/2021).

"Tadinya saya berpikir ICW sebagai lembaga Negara ternyata sebuah LSM yang dapat bantuan dana negara asing," tambah dia.

Lebih lanjut, ia menyebut sudah saatnya ormas-ormas kebangsaan untuk ikut mengontrol LSM.

"Perseteruan dengan Kepala KSP seharusnya tidak perlu terjadi. Rekan-rekan ICW disarankan agar minta maaf supaya tidak menjadi polemik dan fitnah yang berkepanjangan. Pak Moeldoko sudah benar memberikan ultimatum, jika tidak ada respons sebaiknya ICW diseret ke ranah hukum saja," tuturnya.

Penilaiannya, berdasarkan UU keormasan, seyogianya ICW diawasi oleh pemerintah bukan sebaliknya.

"Tugas mengawasi pemerintah adalah DPR. Saatnya Kementerian Dalam Negeri mengontrol LSM yang dibiayai negara asing dan harus di audit," ucap Norman.

Sebelumnya, Otto Hasibuan selaku penasihat hukum Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko membantah kliennya mempromosikan Ivermectin sebagai obat untuk Covid-19.

"Saya kira tidak ada fakta bahwa Pak Moeldoko itu mempromosikan Ivermectin. Itu 'kan hanya yang disampaikan orang, di mana bukti-bukti bahwa Pak Moeldoko mempromosikan Ivermectin?" kata Otto Hasibuan dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis, 29 Juli

Artikel Asli