KPK Ingatkan Ancaman Pidana Bagi Perintang Pencarian Harun Masiku

rm.id | Nasional | Published at 02/08/2021 11:05
KPK Ingatkan Ancaman Pidana Bagi Perintang Pencarian Harun Masiku

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan ancaman pidana bagi pihak-pihak yang secara sengaja menghalangi pencarian dan penangkapan buronan kasus dugaan korupsi penetapan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI 2019-2024, Harun Masiku.

Berdasarkan Pasal 21 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor), ancaman pidananya maksimal 12 tahun penjara.

"Jika ada pihak yang diduga sengaja menyembunyikan buronan, kami ingatkan dapat diancam pidana sebagaimana ketentuan Pasal 21 UU Tipikor," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri lewat pesan singkat, Senin (2/8).

Pasal itu berbunyi, "Setiap orang yang dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di sidang pengadilan terhadap tersangka dan terdakwa ataupun para saksi dalam perkara korupsi, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 12 tahun dan atau denda paling sedikit Rp150 juta dan paling banyak Rp 600 juta".

Ali sendiri enggan menyampaikan informasi soal lokasi-lokasi yang sudah disisir tim penyidik dalam upaya menangkap Harun Masiku.

"Kami tentu tidak bisa menyampaikan tempat dan waktu pencarian, karena itu teknis di lapangan yang tidak bisa kami publikasikan," imbuh Jubir berlatarbelakang jaksa itu.

Yang pasti, ditegaskan Ali, KPK berkomitmen menuntaskan pengusutan kasus yang menjerat mantan calon legislatif (caleg) PDIP tersebut.

"KPK masih terus berupaya menemukan DPO dimaksud baik pencarian di dalam negeri maupun kerja sama melalui NCB Interpol," tandasnya. [OKT]

Artikel Asli