Bupati Djohan Siap Mutasi Besar-besaran

lombokpost | Nasional | Published at 02/08/2021 09:13
Bupati Djohan Siap Mutasi Besar-besaran

TANJUNG -Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu mengutarakan niatnya melakukan penyegaran di lingkup Pemda Lombok Utara. Djohan kabarnya ingin melakukan mutasi besar-besaran Agustus ini atau September mendatang.

Tapi kemungkinan Agustus ini, ujar dia, (1/8).

Ia menuturkan, aturan mengatur bahwa mutasi boleh dilakukan enam bulan setelah dilantik. Dirinya memilih memanfaatkan aturan tersebut meski boleh meminta untuk percepatan.

Politisi PKB ini mengatakan, mutasi menyeluruh tetap akan dilakukan setelah Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) lowong selesai. Dalam mutasi nanti, Djohan menegaskan dirinya membutuhkan figur yang bisa menyelesaikan masalah daerah.

Misalkan kepala OPD, jadi dia ini harus paham dan kuasai persoalan yang ada di OPD-nya itu, tegas dia.

Ia melanjutkan, dirinya ingin kepala dinas yang ditunjuk nantinya harus memiliki kreasi dan inovasi. Termasuk memiliki jaringan komunikasi dengan pemerintah pusat. Sebab daerah masih memiliki ketergantungan dengan pemerintah pusat, khususnya soal anggaran.

Makanya saya harapkan mereka nanti bisa melakukan komunikasi dengan pusat, kata dia.

Memang saya melihat tidak semua kepala OPD sekarang ini memiliki komunikasi dengan pusat, beber dia.

Djohan juga berharap pada staf seluruh OPD yang nantinya dimutasi. Mereka harus menyumbangkan inovasinya untuk membangun daerah. Termasuk juga memberikan kinerja yang baik dan tidak bermalas-malasan.

Melihat kondisi daerah saat ini, Djohan menegaskan masih banyak PR yang belum terselesaikan. Ia mengingatkan agar semua bersatu padu menyelesaikan program untuk kesejahteraan masyarakat.

Belum tuntas pemulihan pascagempa, daerah kita kembali diterpa Covid-19, imbuh dia.

Seperti persoalan rehabilitasi dan rekonstruksi Rumah Tahan Gempa (RTG). Hingga saat ini sekitar 18 ribu RTG belum terbangun. Kemudian pandemi datang dan berpengaruh pada keuangan daerah hingga negara.

Siapa pun menjadi kepala daerah tidak mungkin mampu menyelesaikan dengan cepat, kata dia.

Pokoknya tahun ini harus ada mutasi besar-besaran. Insya Allah, tandas pimpinan Muhammadiyah Lombok Utara itu. (fer/r9)

Artikel Asli