PPKM Dilonggarkan, Rumah Makan Masih Sepi

radarjogja | Nasional | Published at 02/08/2021 08:10
PPKM Dilonggarkan, Rumah Makan Masih Sepi

RADAR JOGJA Pelonggaran aturan makan di tempat bagi usaha kuliner selama PPKM Level 4 belum berdampak luas terhadap aktivitas rumah makan. Di Taman Kuliner (Tamkul) Wonosari, misalnya. Sebagian besar pedagang masih tutup, kalaupun ada pembeli tak mau makan ditempat.

Kepala Administrasi Pasar Kemantren Wonosari Sularno mengatakan, dibanding PPKM Darurat, aktifitas tamkul saat ini ada peningkatan. Prosentase pedagang bertambah 10 persen, namun sisanya memilih tutup. Kebanyakan pedagang kembali membuka usaha berada di sisi utara tamkul. Sisi selatan, sebagian besar tak ada aktivitas kata Sularno saat dihubungi Minggu (1/8).

Pengelola Tamkul Wonosari tersebut mengungkapkan, meski sejumlah pedagang buka lapak meningkat namun belum banyak mempengaruhi kunjungan. Aktiftas transaksi kebanyakan memilih bawa makanan pulang atau take away. Aturan PPKM Level 4 dengan durasi makan 20 menit dinilai merepotkan.Peningkatan kunjungan hanya 5 persen, kemungkinan karena warga juga belum mau banyak beraktivitas di luar rumah, ujarnya.

Di Pasar Argosari Wonosari juga demikian. Sebanyak 30 persen pedagang memilih menutup usaha sementara waktu. Aktifitas pasar menjadi sepi, terutama pukul 03.00-05.00. Paling banyak dikunjungi adalah lantai dua. Itupun tidak seramai hari normal.

Sebelumnya, Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Gunungkidul, Sriatun berharap ada kebijaksanaan laen sehingga perekonomian pasar tradisional tetap bisa berjalan normal. Program vaksinasi selama ini sudah menyasar ke pasar, semoga bisa merata ke desa sehingga semua pedagang diharapkan lebih sehat dalam situasi pandemi, kata Sriatun. (gun/pra)

Artikel Asli