Siapkan Rp 16 Miliar Bantu 115 Koperasi

radarjogja | Nasional | Published at 02/08/2021 08:04
Siapkan Rp 16 Miliar Bantu 115 Koperasi

RADAR JOGJA Sebanyak 115 koperasi di DIJ akan mendapat suntikan dana sebesar Rp 16 miliar dari Pemprov DIJ. Bantuan finansial tersebut diharapkan dapat menjaga likuiditas koperasi di tengah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) DIJ Srie Nurkyatsiwi mengungkapkan, besaran alokasi dana yang diberikan tergantung dari jumlah anggota koperasi. Rinciannya, koperasi beranggotakan antara 20-100 orang mendapat suntikan dana sebesar Rp 25 juta. Kemudian koperasi beranggotakan 100-500 orang mendapat Rp 125 juta.

Sedangkan koperasi dengan anggota lebih dari 500 orang mendapat dana sebesar Rp 250 juta.Melalui tambahan dana tersebut, koperasi diharapkan dapat menjangkau pelaku UMKM, sehingga UMKM dapat kembali mendapatkan modal usaha.Jadi kan itu bukan hibah tapi penguatan kepada koperasi untuk dipinjamkan kepada anggotanya. Jadi Bergulir di sana tapi tidak kembali ke kas daerah, terangnya.

Selain itu, Siwi juga berharap agar program stimulus ini dapat membantu upaya penguatan perekonomian di DIJ. Serta membantu anggota koperasi agar dapat terus menjalani aktivitas ekonominya. Harapannya bisa memberikan penguatan terhadap perekonomian. Mesti DIJ perekonomian sudah menajak, kita genjot terus, terangnya.

Untuk pengelolaan dana bantuan akan diserahkan seluruhnya kepada masing-masing koperasi. Terkait realisasi penyaluran, Siwi menyebut bahwa kemungkinan akan dimulai di awal pekan ini jika prosesnya lancar.Mungkin yang anggota yang mengalami kontraksi lebih diutamakan, nanti digulirkan di sana sambil kita dampingi, jelasnya.

Sementara itu Sekprov DIJ Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan, anggaran bantuan koperasi diambil dari dana Belanja Tak Terduga (BTT) Pemprov DIJ yang tahun ini dialokasikan sebesar Rp 98,1 miliar.Untuk BTT sendiri hingga bulan Juli ini telah terserap sebesar 45 persen. Seluruhnya digunakan untuk menanggulangi dampak pandemi Covid-19.Mulai dari aspek penanganan kesehatan hingga menanggulangi dampak ekonomi masyarakat.

Sedangkan untuk anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DIJ yang dikhususkan untuk menangani pandemi, tahun ini dialokasikan sebesar Rp 326 miliar. Rp 326 miliar sudah terserap Rp 140,9 miliar atau 43 persen untuk tahun ini, jelas Aji. (kur/pra)

Artikel Asli