BIN Lanjutkan Vaksinasi Di Ponpes, Door To Door Di 3 Provinsi, Bagikan 7.000 Paket Sembako & Vitamin Vaksinasi Tekan Risiko Kematian

rm.id | Nasional | Published at 02/08/2021 08:00
BIN Lanjutkan Vaksinasi Di Ponpes, Door To Door Di 3 Provinsi, Bagikan 7.000 Paket Sembako & Vitamin Vaksinasi Tekan Risiko Kematian

Badan Intelijen Negara (BIN) yakin betul vaksinasi yang massif akan mampu menekan angka kematian akibat Covid-19 yang saat ini sedang mengkhawatirkan.

Karena itu, BIN terus menggencarkan program vaksinasi di titik-titik yang angka kenaikan kasus Covid-19 masuk zona merah dan hitam. Berbeda dengan yang lain, BIN melakukan vaksinasi ke pelajar dan door to door ke rumah-rumah padat penduduk. Bahkan, beberapa pekan ini, BIN sedang fokus melakukan vaksinasi di berbagai pondok pesantren (ponpes). Tak hanya itu, BIN juga memberikan paket bantuan sosial (bansos) dan vitamin di setiap gelaran vaksinasi tersebut.

Kemarin, secara serentak BIN menggelar vaksinasi di Ponpes, door to door di tiga provinsi yakni Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur. BIN juga membagikan 7.000 paket sembako dan 7.000 paket vitamin untuk para santri.

Kepala BIN, Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan secara langsung memantau vaksinasi dan pemberian paket sembako dan vitamin di Pondok Pesantren Ummul Qura, Jl Pondok Cabe Raya, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, kemarin.

Mantan Wakapolri yang akrab disapa BG itu, menjelaskan alasan dipilihnya 3 lokasi vaksinasi itu. Spot-spot ini kita pilih karena lonjakan angka positif ratenya cukup tinggi dan sudah menjadi zona hitam. Sehingga, kami masuk di tiga titik tersebut, jelas BG.

Alasan lainnya, BG menyebut, pondok pesantren merupakan ujung tombak ketahanan NKRI. Sebab, di tempat ini terdapat para penerus bangsa.

Di sinilah para generasi muda dididik untuk aspek religius, nasionalis, dan toleransi, ucap BG.

BG berharap para santri tidak terpapar Covid-19. Karena itu, para santri diberikan paket vitamin untuk menunjang kekebalan komunal.

Di samping itu, BIN juga mengadakan vaksinasi secara door to door . Model vaksinasi door to door ini merupakan terobosan BIN atas perintah langsung Presiden Joko Widodo.

BG mengatakan, vaksinasi door to door dilakukan untuk mencegah laju kematian akibat Covid-19 yang sekarang ini sedang naik-naiknya. Beberapa pekan ini, angka kematian akibat Covid-19 selalu mencapai ribuan.

Program vaksinasi door to door atau dari rumah ke rumah yang digelar BIN ini, menyasar warga khususnya yang berada di perumahan padat penduduk. Alasannya, jelas BG, klaster rumah tangga paling mendominasi jumlah terpapar Covid-19. Ditambah lagi, di wilayah seperti ini banyak juga yang melakukan isolasi mandiri (isoman).

Kami menargetkan bisa menekan angka laju kematian, makanya kami masuk di perumahan-perumahan padat penduduk, ujar BG.

BG menambahkan, vaksinasi di perumahan padat penduduk merupakan targetnya. Semua itu menjadi stimulan yang akan terus dilakukan.

BG juga berharap, semua pihak bersatu dalam perang dengan Covid-19 ini. Kami harap semuanya bahu-membahu dengan pemerintah untuk mensukseskan program yang dicanangkan Bapak Presiden Joko Widodo, agar Indonesia segera mencapai target herd immunity atau ketahanan secara kolektif, harapnya.

Terima Kasih Untuk BIN

Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Ponpes Ummul Qura, KH Syarif Rahmat mengucapkan terima kasih kepada BIN. Seperti BG, dia berharap, semua pihak bahu-membahu berperang melawan virus Corona.

Saya berharap kepada saudara-saudara saya para kyai, para ulama, para guru dan seluruh pendidik, masyarakat, untuk bahu-membahu, tolong-menolong dan menyampaikan bahwa saatnya kita berperang dengan Covid-19. Tidak boleh berbeda pendapat, tutur Syarif.

Sementara, salah satu peserta vaksinasi door to door di RT03/RW04 Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Amin mengatakan, vaksinasi door to door yang dilaksanakan BIN ini sangat memudahkan dirinya dan keluarga. Karena tidak perlu antre, serta pergi ke lokasi yang jauh untuk vaksin.

Bagi saya, sangat memudahkan, karena saya biasanya dapat undangan vaksin jauh, sebelumnya dapat di Kemayoran dan Senayan. Alhamdulillah, hari ini door to door dan tidak perlu antre, tutur Amin.

Selain menggelar vaksinasi, BIN juga membagi-bagikan sembako terhadap para warga yang terdampak Covid-19. Total ada 7.000 paket sembako beserta vitamin yang diberikan kepada warga.

Ketua RT03/RW04 Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Suparman menyambut positif kegiatan ini. Terlebih, kata Suparman, mayoritas warganya berprofesi sebagai pedagang harian, sehinga mengalami kesulitan di tengah pandemi Covid-19.

Terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan Kepala BIN atas bantuan dan partisipasinya kepada warga Pondok Cabe ini, khususnya RTsaya. Terima kasih yang terhingga telah memberikan bantuan sembako dan vaksinasi massal, tutur Suparman.

Secara terpisah, Arwiyah, salah satu warga yang berprofesi sebagai pedagang sayur, mengaku bersyukur mendapatkan bantuan sembako ini. Sebab, semenjak pandemi berlangsung, penghasilannya menurun.

Alhamdulillah, bukan senang lagi, saya hidup sendiri, berjualan sayur. Semenjak Covid-19, pendapatan menurun, sangat bersyukur dengan adanya sembako ini, tandasnya. [RCH]

Artikel Asli