Jangan Ngobrol Saat Makan Di Warung

rm.id | Nasional | Published at 02/08/2021 07:00
Jangan Ngobrol Saat Makan Di Warung

KPCPEN#PakaiMaker mengunggah meme Kominfo berkaitan imbauan agar tidak ngobrol saat makan di warung.

Meme pertama, sejumlah orang makan di warung dan tampak mengobrol. Meme kedua, beberapa aturan makan bersama di tengah pandemi Covid-19. Di dalamnya dibumbui alur penularan Covid-19 saat makan bersama. Yaitu, saat makan bersama, melepas masker, lupa jaga jarak, makan sambil ngobrol, droplet bertebaran, bisa jadi ada yang positif Covid-19 tidak bergejala dan tidak tes, penularan Covid-19 terjadi.

Makan bersama membawa potensi penularan Covid-19 lebih tinggi. Kita belum tahu pasti kondisi kesehatan teman makan kita saat itu, menambah risiko penyebaran Covid-19. ujarnya.

Meme juga memuat tips aman saat makan bersama. Antara lain, tetap jaga jarak, tidak mengobrol dan jika ada makanan yang dikonsumsi bersama, gunakan alat makanan terpisah khusus untuk mengambil makanan.

Mengobrolnya bisa dilanjutkan setelah selesai makan dan kita kembali mengenakan masker, saran KPCPEN#PakaiMasker .

Netizen pun setuju, ngobrol saat makan di warung menjadi media penularan Covid-19 paling potensial. Untuk itu, netizen menyarankan agar makan di rumah atau jangan ngobrol saat makan di rumah makan atau warung. Saya pernah terkena Covid-19 usai makan dan ngobrol sama teman saat di warung makan, ungkap @sunflcws .

Akun @Kimjuncottonizz senada. Kata dia, beberapa hari setelah mengobrol dengan pasien yang lagi makan di warung dan duduk dengan status positif Covid-19, dirinya langsung ikutan positif Covid juga. Iya nih, beberapa teman sejawat saya terkena Covid-19 saat makan bersama, saut Nursepreneur_id.

Akun @SantorinisSun mengingatkan, selama ini penyebaran virus Corona melalui droplet dan aerosol. Karena itu, kata dia, makan di tempat tertutup, apapun jenis tempatnya, tetap berisiko tinggi terpapar Covid-19. Solusi paling mungkin, cuma makan sendiri-sendiri dan tidak ngobrol, saran dia.

Akun @hello_fika menyambung. Kata dia, makan di rumah makan jelas bahaya. Soalnya, ketika makan pasti melepas masker dan sambil ngobrol. Selain itu, duduk juga berdekatan.

Keadaan Covid-19 yang tinggi sekarang ini sebenarnya nggak memungkinkan buat makan di tempat, ujarnya.

Akun @melfeyadin menimpali. Kata dia, kalau terpaksa harus makan bareng di tempat makan umum, sebaiknya jangan sambil ngobrol. Supaya gak saling menularkan kalau ternyata kita sudah terpapar Covid-19, imbuhnya.

Akun @bramwas menyambung. Kata dia, bila harus makan di luar rumah, segera bersihkan mulut dan segera memakai masker lagi. Kata dia, ngobrol seusai makan harus menggunakan masker.

Mencegah penularan Covid-19 melalui droplet, jadi kita nggak perlu ngobrol pas makan. Ya, cukup 20 menit untuk makan. Ngobrolnya ntar-ntar aja ya, tambah @InfoSeriyes .

Makan 20 menit itu jangan lama-lama. Jangan ngobrol dan jangan nongkrong. Ayo kita bantu Pemerintah dan Presiden @jokowi melawan Covid-19, ajak akun @IloSanre .

Akun @mosesmoon27 menimpali. Dia mengatakan, waktu 20 menit cukup untuk makan dan minum. Dia menilai, tujuan batas waktu makan di warung, bermaksud baik supaya Covid-19 tidak menyebar. Kalau sambil ngobrol dan ngopi, baru kurang. Kalau nggak, nanti tutup semua, lebih repot. Lihatlah niat baik Pemerintah, kata dia.

Akun @RiantiDiani menjelaskan alasan mengapa waktu makan hanya boleh 20 menit. Sebab, salah satu media penularan virus Corona penyebab Covid-19 adalah melalui droplet, seperti saat makan, ngobrol dan tertawa. [TIF]

Artikel Asli