Studi: Berat Badan Mudah Diturunkan Pada Lansia

republika | Nasional | Published at 02/08/2021 06:55
Studi: Berat Badan Mudah Diturunkan Pada Lansia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagian besar orang kerap berpikir bahwa pertambahan usia merupakan salah satu faktor penyulit untuk menurunkan berat badan. Semakin usia bertambah, semakin sulit pula proses penurunan berat badan dilakukan. Anggapan ini mungkin keliru.

Melalui sebuah studi terbaru dalam jurnal Clinical Endocrinology , peneliti dari University Hosptials Coventry and Warwickshire (UHCW) mengungkapkan bahwa usia mungkin bukan penghambat untuk menurunkan berat badan. Sebaliknya, orang-orang yang sudah mencapai usia lebih dari 60 tahun bisa menurunkan berat badan sebanyak atau bahkan lebih banyak daripada orang-orang yang berusia lebih muda.

Melalui studi ini, peneliti menganalisis data dari 242 pasien obesitas yang tergabung dalam program penurunan berat badan secara acak. Layanan program ini menyediakan dukungan pola makan, obat-obatan, dan psikologis bagi pasien. Tak ada satu pun pasien atau partisipan dalam studi ini yang pernah menjalani operasi penurunan berat badan.

Para pasien dalam studi ini meiliki rentang usia yang luas yaitu 18-78 tahun. Sebagian besar dari pasien ini adalah perempuan. Peneliti lalu membagi data pasien ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok berusia di bawah 60 tahun dan kelompok berusia 60-78 tahun.

Berat badan pasien diukur di awal dan akhir program penurunan berat badan. Hasil studi menunjukkan bahwa kelompok berusia di bawah 60 tahun rata-rata berhasil menurukan 6,9 persen berat badan mereka. Sedangkan kelompok berusia 60 tahun ke atas rata-rata berhasil menurunkan 7,3 persen berat badan mereka. Dengan kata lain, lansia berusia 60 tahun ke atas justru berhasil menurunkan sedikit lebih banyak berat badan dibandingkan kelompok yang berusia lebih muda.

Berdasarkan temuan ini, peneliti menilai usia bukanlah penghalang dalam keberhasilan menurunkan berat badan. Yang lebih menjadi tantangan bagi lansia dalam menurunkan berat badan adalah kurangnya motivasi dan kemampuan. Gangguan fisik dan mental serta kondisi yang lebih lemah kerap menyulitkan orang berusia di atas 60 tahun untuk mengikuti program penurunan berat badan yang terstruktur secara tertib.

Seperti dilansir //First for Women//, Ahad (1/8), lansia dapat memulai program penurunan berat badan secara perlahan. Misalnya, dimulai dengan melakukan perubahan-perubahan gaya hidup setahap demi setahap. Melakukan perubahan pada seluruh aspek gaya hidup dalam satu waktu justru dapat meningkatkan kemungkinan seseorang untuk kembali ke kebiasaan lama. (Adysha Citra Ramadani)

Artikel Asli