Ada Laporan Kebocoran Data BRI Life

koran-jakarta.com | Nasional | Published at 02/08/2021 06:32
Ada Laporan Kebocoran Data BRI Life

JAKARTA - Akhirnya ada juga yang melaporkan kasus kebocoran data. Ada satu laporan terkait ilegal akses kebocoran data nasabah BRI Life. Demikian dikatakan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono di Jakarta, Minggu (1/8).

"Kami baru menerima satu laporan terjadi tindakan upaya masuk secara ilegal ke dalam sistem informasi perusahaan. Pelapornya karyawan swasta," kata Rusdi.

Dia belum merinci secara detail perkembangan proses pendalaman kebocoran data BRI Life yang dilakukan Polri karena penyidik masih mendalami laporan tersebut.

Belum juga diketahui apakah akan ada pihak-pihak dimintai klarifikasi terkait laporan tersebut. "Yang pasti saat ini masih didalami penyidik," kata Rusdi.

Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Brigjen Pol Helmy Santika mendapat informasi melalui media, sedang dilakukan penyelidikan. "Sumber informasi kan bisa dari mana saja, termasuk dari wartawan. Nah saya dapat infonya baru kemarin. Saat ini sedang kami dalami. Kroscek tentang kebenaran informasi tersebut, dengan semua pihak. Setelah itu lakukan penyelidikan," kata Helmy.

Dugaan kebocoran data nasabah BRI Life mencuat ketika seorang pengguna RaidForums mengaku menjual 460 ribu dokumen yang dikumpulkan dari 2 juta nasabah BRI Life seharga 7.000 dollar Amerika atau sekitar 101 juta.

Informasi bocornya data BRI Life diunggah dalam akun Twitter Alon Gal (@UnderTheBreach) pada Selasa (27/7). Dalam cuitannya, pemilik aku mengatakan peretas memiliki data 2 juta nasabah BRI Life dan 463 ribu dokumen dihargai 7.000 dollar Amerika. Informasi tersebut ditindaklanjuti Bareskrim Polri melakukan penyelidikan.

Artikel Asli