Harimau Pun Kena Corona

rm.id | Nasional | Published at 02/08/2021 00:26
Harimau Pun Kena Corona

Corona tidak hanya menyerang manusia. Hewan pun, bisa kena. Buktinya, dua ekor harimau di Taman Margasatwa Ragunan, diumumkan positif virus asal China itu. Tes PCR-nya gimana? Isolasinya di mana? Perlu vaksin juga? Itulah beberapa pertanyaan warganet saat mendengar berita ini.

Dua harimau itu dikasih nama Tino dan Hari. Keduanya merupakan jenis harimau Sumatera. Mereka sebenarnya terinfeksi Corona sudah lama. Namun, baru kemarin diumumkan ke publik.

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Suzi Marsitawati menyebut, Tino terjangkit Corona, 9 Juli lalu. Gejalanya, Tino sesak napas, bersin, keluar lendir dari hidung, dan penurunan nafsu makan. Dua hari kemudian, giliran Hari. Gejalanya sama dengan Tino.

14 Juli, Tino dan Hari dites swab yang sampelnya dikirim ke laboratorium Pusat Studi Satwa Primata, IPB Bogor. Sehari kemudian, hasilnya keluar. Mereka dinyatakan terinfeksi Corona, dan langsung mendapat perawatan.

Tino dan Hari diobati, diberi antibiotik, antihistamin, antiradang, dan multivitamin setiap hari. Dalam waktu sekitar 10-12 hari pengobatan, kondisi kedua harimau itu, berangsur membaik dan pulih.

Suzi memastikan, Tino dan Hari tidak menularkan virusnya kepada manusia. Sebab, belum ada studi yang menunjukkan eksudat satwa yang terinfeksi mengandung virus aktif. Penelusuran masih dilakukan untuk mencari penyebab kedua satwa itu terpapar.

Satwa mulai mengidap gejala, Taman Margasatwa Ragunan dalam kondisi ditutup, karena sudah PPKM Darurat. Perawat dan petugas saat harimau sakit, tidak ada yang terpapar Covid-19," ungkapnya.

Kejadian ini heboh ketika Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunggah foto sedang di depan kandang kedua harimau tersebut melalui Instagramnya, @aniesbaswedan , kemarin. Sampai pukul 9 malam tadi, foto-foto tersebut sudah dilihat lebih dari 8 ribu orang dan disukai lebih dari 167 ribu warganet.

Dalam unggahan itu, Anies membuat narasi dengan sedikit guyon. "Dua warga DKI, Hari dan Tino, terpapar Covid. Tidak ada pilihan. Mereka harus isolasi. Diputuskan untuk isolasi mandiri di tempat tinggalnya. Pasokan makanan dan obat dicukupi selama isolasi dan proses penyembuhan," tulis Anies.

Kabar harimau terpapar Corona memang menjadi perhatian Anies. Kemarin, setelah berkeliling ke enam lokasi vaksinasi, Anies mampir ke Ragunan. Menjenguk pasien Corona yang terbilang unik.

Anies menyebut, perawat satwa di Ragunan bertindak cepat. Mereka memanggil petugas swab paling berani sedunia untuk mencolok hidung Hari dan Tino demi diambil sampel. Berdasarkan hasil tes swab tersebut, Tino positif dengan CT N1 27,51 dan CT N2 27,68. Sementara Hari positif dengan CT N1 24,30 dan CT N2 24.23.

"Catatan: foto dan surat hasil tes PCR diunggah sudah atas persetujuan Hari dan Tino," ungkap Anies, bercanda.

Menurutnya, kasus satwa terkena Corona, terutama harimau dan singa, tidak unik. Pasalnya, banyak kasus serupa di berbagai negara lain. Tentu perawatan satwa terpapar Corona tidak sama dengan manusia. Saat ini, kondisi Hari dan Tino berangsur pulih dan sudah tampak aktif.

Warganet yang mengetahui informasi tersebut, bikin ramai dunia maya. Ada yang menanyakan bagaimana cara petugas nyolok hidungnya. "Gimana cara PCR test-nya ya?" tanya @ajul2707 . "Orang yang swab antigennya hebat," timpal @yopytanu .

Ada juga yang mengomentari lokasi isolasi mandiri dua harimau itu. "Padahal kalau diisolasi di Wisma Atlet, bisa mengurangi jumlah yang positif corona," cuit @irhuzm .

Tidak sedikit juga yang menyesalkan Hari dan Tino diisolasi di Ragunan. "Di hotel bersama DPR bisakah Pak? Please bisa ya Pak," kata @ady_faisol . "Kalau bisa, barengin koruptor aja Pak. Satu kamar, misah tempat tidur nggak apa-apa," canda @nelsonpayo . [MEN]

Artikel Asli