Arab Saudi Buka Umrah Kecuali bagi Beberapa Negara

republika | Nasional | Published at 02/08/2021 00:45
Arab Saudi Buka Umrah Kecuali bagi Beberapa Negara

REPUBLIKA.CO.ID,JEDDAH -- Pemerintah Arab Saudi akan menerima lebih dari 20 ribu jamaah dari dalam dan luar negeri untuk pelaksanaan ibadah umrah. Hal tersebut disampaikan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Namun demikian, menurut juru bicara Kementerian Haji dan Umrah Hisham bin Saeed, jamaah luar negeri yang dapat melaksanakan umrah bukan berasal dari negara-negara yang masuk dalam daftar negara yang dilarang melakukan perjalanan ke Arab Saudi sebagaimana instruksi dari Kementerian Kesehatan dan Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA).

Seperti dilansir Saudi Gazette pada Ahad (1/8) saat ini negara-negara yang menghadapi larangan perjalanan adalah India, Pakistan, Indonesia, Mesir, Turki, Argentina, Brasil, Afrika Selatan, Uni Emirat Arab, Ethiopia, Vietnam, Afghanistan, dan Lebanon. Larangan itu didorong oleh lonjakan kasus virus corona dan variannya yang berkelanjutan di negara-negara tersebut.

Sementara itu, sekitar 500 perusahaan dan lembaga layanan umrah dan lebih dari 6.000 agen umrah asing disiapkan untuk menerima jamaah umrah asing yang divaksinasi.

Para calon peziarah itu dapat memesan paket umrah dan melakukan semua pembayaran melalui sekitar 30 situs dan platform elektronik yang tersedia untuk reservasi global, menurut Hani Ali Al-Amiri, anggota Komite Nasional Haji dan Umrah.

Hanya mereka yang telah divaksinasi penuh terhadap virus corona yang dapat mengajukan visa umrah. Jamaah umrah juga harus dalam kondisi kesehatan yang prima dan harus mematuhi protokol kesehatan yang bertujuan untuk memastikan keselamatan jamaah yang datang dari luar negeri.

Artikel Asli