PPKM Level 1-4 Dilonggarkan, Pelaku Perjalanan Tetap Wajib Bawa Kartu Vaksin dan Hasil Antigen atau PCR

radartegal | Nasional | Published at 28/07/2021 09:00
PPKM Level 1-4 Dilonggarkan, Pelaku Perjalanan Tetap Wajib Bawa Kartu Vaksin dan Hasil Antigen atau PCR

Pemerintah memutuskan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali hingga 2 Agustus mendatang. Ada sejumlah aturan baru yang dibuah Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Terutama soal perjalanan jauh untuk transportasi darat.

"Secara spesifik ketentuan perjalanan dengan transportasi darat diatur dalam SE 56 Tahun 2021 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Darat dan penyeberangan dari dan ke Jawa-Bali pada masa pandemi COVID-19," ujar Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi di Jakarta, Selasa (27/7).

Pelaku perjalanan jarak jauh dengan moda transportasi darat, baik umum maupun pribadi, angkutan penyeberangan dari dan ke Pulau Jawa dan Pulau Bali, daerah kategori PPKM Level 3 dan Level 4, wajib menunjukkan kartu vaksin (minimal dosis pertama) dan hasil tes RT-PCR maksimal 2x24 jam, atau Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam.

Syarat perjalanan juga berlaku bagi daerah dengan kategori PPKM level 1 dan level 2. Pelaku perjalanan jarak jauh dengan menggunakan moda transportasi darat dan angkutan penyeberangan dari dan ke daerah dengan kategori PPKM level 1 dan 2 wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil negatif Rapid Test Antigen maksimal 1 x 24 jam, jelasnya.

Khusus pelaku perjalanan rutin di wilayah aglomerasi hanya diizinkan bagi pekerja sektor esensial dan kritikal. Selain itu tidak diwajibkan untuk membawa hasil tes antigen atau RT-PCR.

Namun pelaku perjalanan rutin di wilayah aglomerasi wajib membawa dokumen berupa Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) atau Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah setempat atau surat tugas yang ditandatangani oleh pimpinan perusahaan atau pejabat minimal eselon 2 (untuk pemerintahan) dan berstempel/cap basah atau tanda tangan elektronik.

Untuk meminimalisir penularan Corona ditetapkan pula pembatasan kapasitas penumpang kendaraan bermotor umum dan kendaraan bermotor perseorangan berupa mobil penumpang. Ketentuannya yaitu:

1. Maksimal kapasitas 50 persen dari jumlah kapasitas tempat duduk untuk daerah di Pulau Jawa dan Pulau Bali dengan kategori PPKM Level 4

2. Maksimal kapasitas 70 persen dari jumlah kapasitas tempat duduk untuk daerah di Pulau Jawa dan Pulau Bali dengan kategori PPKM Level 3

3. Maksimal kapasitas 70 persen dari jumlah kapasitas tempat duduk untuk daerah di luar Pulau Jawa dan Pulau Bali dengan kategori PPKM Level 4.

Untuk angkutan sungai, danau, dan penyeberangan dilakukan pembatasan jumlah penumpang maksimal 50 persen dari jumlah kapasitas angkut penumpang kapal.

Budi meminta masyarakat mempersiapkan perjalanannya. Sehingga saat bepergian telah mempunyai dokumen persyaratan lengkap sesuai yang tertuang di dalam SE 56 Tahun 2021 tersebut.

Yang wajib membawa dokumen misalnya pengguna bus AKAP atau kapal penyeberangan. Syarat untuk melanjutkan perjalanan harus punya kartu vaksin maupun hasil tes, pungkas Budi. (rh/zul/fin)

Artikel Asli