Sebulan Bertambah Sejuta, Kasus Covid-19 di Indonesia Sudah Tembus 3 Juta

radartegal | Nasional | Published at 23/07/2021 04:30
Sebulan Bertambah Sejuta, Kasus Covid-19 di Indonesia Sudah Tembus 3 Juta

Jumlah kasus COVID-19 di Indonesia telah menembus angka 3 juta kasus. Dari jumlah itu, satu juta kasus disumbang hanya dalam waktu sebulan.

Ini setelah dalam sebulan terakhir, kasus Corona berkali-kali memecahkan rekor. Hingga pada 22 Juli lalu, angka kasus Covid-19 kini telah menembus tiga juta kasus.

Pada, Kamis (22/7) kemarin, tercatat ada tambahan 49.509 kasus baru Corona di Indonesia. Dengan penambahan itu, total kumulatif kasus COVID-19 yang ditemukan di Indonesia sejak Maret 2020 hingga hari ini berjumlah 3.033.339 kasus.

Hanya butuh waktu satu bulan saja untuk mencapai tambahan satu juta kasus. Selain itu, ada 36.370 pasien yang dinyatakan sembuh dari Corona.

Jumlah tersebut merupakan rekor tertinggi selama pandemi. Jumlah total pasien yang sembuh berjumlah 2.393.923 orang.

Untuk pasien yang meninggal dunia, tercatat ada 1.449 pasien. Jumlah pasien COVID-19 di Indonesia yang meninggal dunia sebanyak 79.032 orang.

Sementara itu, masyarakat diminta selalu mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penularan COVID-19. Yatu disiplin memakai masker, rajin mencuci tangan memakai sabun, dan menjaga jarak.

Sejumlah daerah di Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Ada 180 kabupaten dan kota dengan status zona merah. Ini merupakan yang terbanyak sejak pandemi COVID-19 melanda Indonesia.

"Zonasi risiko tingkat kabupaten/kota saat ini menunjukkan perkembangan yang kurang baik. Saat ini kabupaten/kota dengan zona risiko tinggi menjadi yang terbanyak selama pandemi. Jumlahnya 180 kabupaten dan kota," kata Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (22/7).

Jumlah kabupaten/kota zona merah itu terbanyak berada di Jawa Timur. Di Jawa Tengah ada 29 kabupaten/kota dengan status zona merah Corona.

"Adapun zonasi ini didominasi oleh kabupaten/kota dari Provinsi Jawa Timur sebanyak 33 kabupaten/kota. Lalu, Jawa Tengah 29 kabupaten/kota dan Jawa Barat 21 kabupaten/kota," jelas Wiku.

Dia meminta semua elemen masyarakat bergotong royong menurunkan jumlah kasus, kasus aktif dan bed occupancy rate (BOR). Tujuannya agar 180 kabupaten/kota bisa turun statusnya menjadi zona kuning atau oranye.

"Untuk itu perlu dipastikan, sebelum dilakukan pembukaan bertahap, kita wajib bergotong royong dalam meningkatkan testing dan menurunkan angka kematian. Perkembangan yang sudah baik, seperti kasus positif, kasus aktif dan BOR harian, yang menunjukkan penurunan serta kesembuhan yang meningkat, ini harus terus dipertahankan," papar Wiku. (rh/zul/fin)

Artikel Asli