Kasus Covid-19 Nasional Turun 40% Selama Sepekan

koran-jakarta.com | Nasional | Published at 23/07/2021 00:01
Kasus Covid-19 Nasional Turun 40% Selama Sepekan

JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 melaporkan angka kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia mengalami penurunan sekitar 40 persen dalam sepekan terakhir.

"Jika dilihat tujuh hari ke belakang, secara nasional kasus positif mengalami penurunan di mana semula 56.757 pada 15 Juli, menjadi 33.772 pada 21 Juli atau turun sebesar 40 persen," kata Ketua Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, saat menyampaikan keterangan kepada wartawan yang dipantau melalui aplikasi Zoom, di Jakarta, Kamis (22/7).

Wiku mengatakan angka kesembuhan dalam periode yang sama menunjukkan adanya peningkatan sebesar lebih dari 70 persen. Jika dilihat pada persen kasus aktif, kata Wiku, terlihat mulai mengalami penurunan selama tiga hari terakhir.

Wiku juga melaporkan persentase harian keterisian tempat tidur perawatan pasien di rumah sakit di tingkat nasional juga mengalami penurunan secara stabil selama sepekan terakhir dari 76,26 persen menjadi 72,8 persen.

"Adanya perkembangan yang baik ini patut diapresiasi. Saya berterima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang tidak kenal lelah merawat pasien, juga kepada seluruh pemerintah daerah yang telah bergerak cepat dalam membantu pelaporan pasien serta kontak erat Covid-19," ujarnya.

Perbaiki Pelacakan

Namun, Wiku menilai kegiatan testing dalam upaya pelacakan kasus Covid-19 di sejumlah daerah perlu diperbaiki dan menjadi perhatian serius.

"Jumlah orang diperiksa yang mengalami penurunan selama empat hari terakhir, perlu untuk segera dikejar untuk meningkat kembali. Karena semakin tinggi testing , semakin banyak kasus yang dapat terdeteksi dan ditangani sejak dini," ujarnya.

Hal lain yang juga perlu menjadi fokus bagi pihak terkait adalah angka kematian yang cenderung mengalami peningkatan selama sepekan terakhir. "Ini patut dijadikan refleksi kita bersama, terlebih sudah enam hari berturut-turut kematian kita mencapai angka lebih dari 1.000 setiap harinya," katanya.

Angka kematian akibat Covid-19, kata Wiku, tidak dapat ditoleransi lagi. "Karena ini bukan sekadar angka, di dalamnya ada keluarga, kerabat, kolega, dan orang-orang tercinta yang pergi meninggalkan kita," ujarnya.

Kasus positif yang turun dan kesembuhan yang meningkat, kata Wiku, harus diikuti dengan penurunan angka kematian di tengah masyarakat.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 melaporkan masyarakat yang telah menerima vaksin dosis pertama mencapai 43.155.795 jiwa hingga 22 Juli 2021, pukul 12.00 WIB. Berdasarkan data Satgas Covid-19 yang diterima, Kamis, terdapat penambahan 544.193 jiwa yang mendapat vaksin dosis pertama.

Sementara jumlah penerima vaksin dosis lengkap (kedua) bertambah 289.525 jiwa. Dengan tambahan tersebut, maka masyarakat yang telah mendapat vaksin dosis lengkap mencapai 16.896.200 jiwa

Pemerintah menargetkan vaksinasi Covid-19 sebanyak 208.265.720 jiwa untuk membentuk kekebalan kelompok sehingga pandemi Covid-19 di Indonesia bisa segera berakhir.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia kembali menerima delapan juta dosis bahan baku vaksin Sinovac yang tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Provinsi Banten, Kamis (22/7).

"Kita menyambut kedatangan vaksin Sinovac sebanyak delapan juta dosis dalam bentuk bulk (bahan baku). Ini adalah bagian dari komitmen pemerintah dan bangsa Indonesia dari bahaya Covid-19," ujar Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

Dengan kedatangan vaksin tahap ke-29 ini, total vaksin yang dimiliki Indonesia menjadi 152.907.880 dosis, dalam bentuk jadi maupun bulk . Dengan pasokan vaksin yang cukup diharapkan pula target mampu melakukan penyuntikan dua juta dosis per hari pada Agustus dapat terealisasi.

Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan kasus harian terkonfirmasi positif Covid-19 pada Kamis hingga pukul 12.00 WIB bertambah 49.509 orang sehingga secara akumulasi mencapai 3.033.339 kasus.

Berdasarkan data laju harian yang diterima di Jakarta, angka kematian bertambah 1.449 jiwa sehingga akumulasi sejak pertama kali Covid-19 diumumkan di Indonesia mencapai 79.032 kasus. Kemudian, angka kesembuhan bertambah 36.370 jiwa dan total hingga Kamis mencapai 2.392.923 jiwa. n YK/ags/N-3

Artikel Asli