Pemerintah Kembali Datangkan 8 Juta Dosis Vaksin Sinovac

rm.id | Nasional | Published at 22/07/2021 17:15
Pemerintah Kembali Datangkan 8 Juta Dosis Vaksin Sinovac

Pemerintah kembali mendatangkan vaksin Covid-19 untuk mendukung percepatan program vaksinasi nasional guna segera mencapai kekebalan komunal atau herd immunity.

Sebanyak delapan juta dosis vaksin Sinovac dalam bentuk bahan baku atau bulk vaccine, melalui tiba di Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (22/7).

Hari ini kita menyambut kedatangan vaksin Sinovac tahap ke-29 sebanyak delapan juta dosis. Ini adalah bagian dari komitmen pemerintah menjaga seluruh bangsa Indonesia dari bahaya virus Covid-19," ujar Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangan pers, Kamis (22/7).

Menag mengatakan kita harus menyambut baik hadirnya vaksin ini "Semoga akan semakin memperkuat langkah kita melewati ujian yang sungguh kita rasakan berat ini, ujarnya.

Ia menuturkan, program vaksinasi merupakan bagian penting dalam menuju herd immunity. Sejak awal 2021 yang lalu, pemerintah terus menggulirkan program ini untuk dapat melindungi masyarakat dari penularan virus Covid-19.

Sebagaimana kita ketahui bersama, pemerintah sudah menargetkan program vaksinasi sebanyak dua juta orang sehari di bulan Agustus. Tentu ini membutuhkan pasokan vaksin yang cukup dan kedatangan vaksin tahap ke-29 ini akan mendorong percepatan program vaksinasi secara nasional, ujarnya.

Menag menekankan bahwa program vaksinasi tidak akan bisa berjalan maksimal tanpa dukungan masyarakat luas.

Ia mengajak seluruh elemen bangsa, terutama para tokoh agama serta pimpinan ormas dan lembaga keagamaan untuk terus bersama-sama menyukseskan program ini. Seperti proaktif mendatangi pusat-pusat vaksinasi dan membantu memberikan sosialisasi kepada masyarakat secara luas.

Menang mengatakan program vaksinasi ini merupakan penjabaran dari ajaran agama kalau kita mau gali lebih dalam lagi, karena setiap umat yang beragama wajib menjaga keberlangsungan hidup sebagai karunia Tuhan yang paling besar.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan demi menjaga keselamatan bersama dari bahaya Covid-19.

Saat ini kita sedang menjalani masa PPKM Level 4 dan Level 3 sebagai pilihan untuk menyempurnakan ikhtiar mengurangi tingkat penularan virus. Kami mengajakseluruh umat beragama untuk bersama-sama menyukseskan kebijakan ini dengan patuh terhadap ketetapan yang sudah ditentukan, ujarnya. [ SRI ]

Artikel Asli