5 Bahan Herbal Murah dan Mudah Didapat untuk Jaga Daya Tahan Tubuh

ayosemarang | Nasional | Published at 22/07/2021 16:41
5 Bahan Herbal Murah dan Mudah Didapat untuk Jaga Daya Tahan Tubuh

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Beberapa waktu belakangan ini negara kita sedang dilanda gelombang besar kedua Covid-19 dimana banyak terjadi lonjakan kasus positif dan bertambahnya angka kematian.

Hal tersebut membuat banyak orang menjadi lebih waspada dan lebih menjaga tubuh agar tidak mudah sakit.

Selain protokol kesehatan yang harus selalu kita terapkan, alangkah baiknya juga menjaga daya tahan tubuh dari dalam. Berikut beberapa bahan herbal yang bisa bermanfaat untuk membantu menjaga daya tahan tubuh. Apa saja?

1. Jahe
Jahe merupakan rimpang yang sangat mudah kita temukan di Indonesia dan sudah turun-temurun digunakan oleh nenek moyang kita karena dipercaya memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh.

Khasiat jahe berasal dari kandungan senyawa alami bernama gingerol dan shogaol yang berfungsi untuk mengurangi mual dan muntah, selain itu jahe juga memiliki fungsi sebagai anti inflamasi, mamiliki antioksidan yang tinggi dan memiliki sifat anti radang. Jahe juga sering dikonsumsi karena dipercaya dapat menghangatkan badan karena rasanya yang pedas.

Cara mengolahnya pun cukup mudah, kamu dapat merebus jahe dengan menambahkan sedikit gula jawa ataupun gula aren dan kamu juga dapat membuat ramuan dengan menambahkan jahe kemudian serai lalu tambahkan air putih hangat dan diamkan minimal 6 jam dan maksimal 12 jam lalu kamu dapat meminum air tersebut untuk menjaga daya tahan tubuhmu. Kamu bisa meminum ramuan ini satu kali sehari.

2. Kunyit
Kamu pasti juga tidk asing dengan rimpang yang satu ini, kunyit sangat mudah dikenali karena memiliki warna kuning cantik yang khas. Selain dapat memberi warna dan menambah rasa pada masakan, kunyit juga memiliki berbagai manfaat untuk tubuh kita.

Kunyit sendiri terkandung senyawa kurkumin yang memiliki efek sebagai antioksidan bagi tubuh. Kamu bisa mengolah kunyit menjadi minuman kunit asam dengan menambahkan asam jawa dan gula aren, lalu rebus bahan-bahan tersebut dan kamu bisa meminumnya satu kali sehari. Selain manfaat antioksidan kunyit juga dapat digunakan sebagai pencegahan untuk penyakit kangker, mengatasi infeksi dan mengobati luka.

3. Bunga Telang
Bunga telang sudah lama dikenal dan digunakan sebagai pewarna alami pada makanan karena memiliki warna biru, ungu, merah, dan putih alami yang cantik. Bunga ini sangat mudah ditemukan di Indonesia.

Selain sebagai pewarna makanan bunga ini juga memiliki manfaat yang tak kalah penting untuk kesehatan tubuh seperti memelihara kesehatan dan fungsi otak, mencegah dan meringankan reaksi alergi, menurunkan gula darah, dan mengobati diare. Kamu dapat mengonsumsinya dengan cara menyeduh bunga telang kering dengan air panas dan dapat juga menambahkan sedikit gula atau madu.

4. Temulawak
Temulawak sudah lama dipercaya secara turun temurun sebagai penambah nafsu makan alami, selain itu temulawak juga dapat digunakan untuk memperkuat daya tahan tubuh karena bersifat anti inflamasi sehingga dapat melawan bakteri dan meredakan peradangan didalam tubuh.

5. Kayu Secang
Kayu secang sudah lama digunakan sebagai obat tradisional sejak dahulu, tanaman ini sering diolah sebagai teh herbal yang sering dicampurkan dengan rempah-rempah lainnya seperti kunyit, temulawak, dan jahe. Kayu secang sendiri memiliki warna merah alami ketika sudah diseduh dengan air panas.

Manfaat dari kayu secang sendiri antara lain dapat menghambat pertumbuhan sel kangker, membasmi bakteri, menghentikan diare, menurunkan dan mengontrol gula darah dan masih banyak lagi.

Rempah-rempah di atas hanya bersifat sebagai pencegahan. Dianjurkan untuk mengkonsumsi rempah-rempah tersebut dengan tidak berlebihan.

Jangan lupa untuk selalu mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi atau makanan sehat yang mengandung protein, serat, dan vitamin.

Selain itu, tetap berolah raga, istirahat yang cukup, dan tetap menaati protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah agar kita senantiasa terhindar dari bahaya Covid-19 ini. (Anida E)

Artikel Asli