Pemerintah Diminta Jujur Ungkap Data Covid-19, Ketua DPR: Kepercayaan Rakyat Harus Dijaga

inewsid | Nasional | Published at 22/07/2021 15:06
Pemerintah Diminta Jujur Ungkap Data Covid-19, Ketua DPR: Kepercayaan Rakyat Harus Dijaga

JAKARTA, iNews.id - DPR meminta agar pemerintah jujur dan transparan mengungkap data penanganan Covid-19. Koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dinilai harus ditingkatkan.

Ketua DPR Puan Maharani mengatakan, pemerintah daerah seharusnya dapat berkontribusi lebih besar dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19. Pelacakan (tracing), kata dia salah satu yang bisa dilakukan.

Kepala daerah harus jujur dan transparan tentang data di daerahnya. Jangan demi dibilang berhasil menangani Covid-19 lalu data sesungguhnya di lapangan tidak dibuka ke publik, bahkan tidak dikerjakan dengan benar, ujar Puandi Jakarta, Kamis (22/7/2021).

Dia menuturkan, memperbanyak cakupan dan jangkauan tes Covid-19 seharusnya menjadi kesadaran dan kebutuhan bagi seluruh jajaran pemerintah, bukan hanya untuk memetakan persebaran pandemi. Tes ini, lanjut dia semakin krusial untuk melihat efektivitas upaya yang telah dilakukan bersama dalam menangani pandemi.

Refocusing anggaran di bidang kesehatan seharusnya bisa makin optimal untuk penanganan persoalan seperti ini. Kepercayaan rakyat harus dijaga. Pastikan penurunan kasus memang karena kasus turun, bukan karena tes yang kurang, bukan karena data yang disembunyikan dan bukan karena ketidakjujuran demi embel-embel dan penghargaan, tuturnya.

Menurutnya, data yang jujur menjadi fondasi untuk rakyat mau bersabar lagi mengikuti kebijakan pemerintah. Penanganan pandemi harus berdasarkan sains, ilmu pengetahuan, bukan intuisi. Indikator yang dipakai juga harus sesuai dengan konsensus sains dan medis, katanya.

Dia mendorong agar pemerintah memenuhi rencana menjadikan testing, tracing, dan perawatan (treatment) sebagai satu rangkaian tak terpisah dalam penanganan Covid-19, sembari mengejar target minimal 70 persen populasi tervaksinasi.

Pastikan obat tersedia. Pastikan terpenuhi kamar perawatan di rumah sakit dan fasilitas isolasi mandiri. Pastikan jumlah kasus harian tidak naik atau turun hanya karena jumlah tes dan pelacakan yang tidak jujur dan transparan, ucapnya.

Artikel Asli