Respons Masyarakat Soal PPKM Level 4, dari Demo hingga Komentar Lucu di Medsos

ayosemarang | Nasional | Published at 22/07/2021 12:36
Respons Masyarakat Soal PPKM Level 4, dari Demo hingga Komentar Lucu di Medsos

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM -- Pandemi Covid-19 sudah menyerang Indonesia dari awal tahun 2020. Jumlah kematian dan angka positif semakin meningkat sampai hari ini. Banyak upaya yg dilakukan pemerintah dari mulai PSBB sampai PPKM.

Pada Juli 2021 diberlakukan PPKM Darurat dari 3 Juli - 20 Juli. Namun ternyata hanya mengurangi mobilitas masyarakat saja, angka kematian dan positif karena Covid-19 masih tetap naik. Kemudian muncul peraturan baru yaitu PPKM Level 4 yang rencananya akan berlaku dari 21 Juli - 25 Juli.

PPKM ini dimulai dengan Level 1, Level 2, Level 3, dan Level 4. Level yang berlaku ditentukan berdasarkan angka kematian dan positif Covid-19 di daerah tersebut.

Peraturan PPKM Darurat dan PPKM Level 4 tidak banyak memiliki perbedaan. Hanya pada PPKM Level 4 restoran dan pedagang kaki lima boleh buka namun hanya take away.

Adanya PPKM level 4 ini mendapatkan banyak respons dari masyarakat. Dari mulai respons lucu hingga tanggapan yang menyayangkan perpanjangan PPKM.

Di Twitter banyak yang menyamakan PPKM Level 4 dengan makanan pedas yang berlevel, seperti geprek, seblak, richeese factory dan lainnya.

Tidak hanya ditanggapi dengan lucu. PPKM Level 4 ini memicu demo yang terjadi di Bandung. Demo diikuti semua kalangan seperti ojek online, LSM, PKL, masyarakat biasa, mahasiswa, buruh, dan pemuda. Aksi tersebut dilakukan karenakan perpanjangan PPKM ini dianggap sangat merugikan masyarakat.

Namun juga banyak pihak yang mendukung perpanjangan PPKM ini sebagai langkah yang diambil pemerintah atas arahan WHO. Banyak yang berharap dengan PPKM Level 4 ini angka Covid-19 semakin menurun. ( Ida Maulina Fatmawati )

Artikel Asli