Kenali Bore Up dan Fungsinya yang Bisa Bikin Motor Lebih Bertenaga

ayosemarang | Nasional | Published at 22/07/2021 12:26
Kenali Bore Up dan Fungsinya yang Bisa Bikin Motor Lebih Bertenaga

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM -- Industri sepeda motor Indonesia berkembang dengan pesat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya sepeda motor yang terjual di masyarakat dan juga munculnya motor-motor baru dari pabrikan-pabrikan yang ada di Indonesia.

Di kalangan anak muda memodifikasi sepeda motor mereka adalah seperti hal wajib. Baik itu untuk membuat penampilan sepeda motor menjadi lebih kece, performa mesin lebih tinggi, atau karena pernah mengalami kerusakan sebelumnya.

Modifikasi yang sering terdengar di kalangan pecinta roda dua adalah "Bore Up". Jadi apa sih yang dimaksud dengan bore up?

Bore up adalah kegiatan penggantian piston dan rumah piston dari ukulan kecil dengan ukuran yang lebih besar. Alasan dilakukan bore up ini biasanya karena orang-orang ingin motor mereka memiliki performa yang lebih baik dilihat dari tenaga ataupun kecepatannya.

Fungsi dari bore up ini memang untuk meningkatkan tenaga, akselerasi dan juga membuat motor menjadi lebih responsif. Alasan yang lain adalah karena saat pemakaian sehari-hari motor mereka mengeluarkan asap.

Asap ini keluar karena terdapat goresan yang cukup dalam di dalam rumah piston.

Loh bukannya kerja piston itu memang bergesekan dengan rumah piston?

Yap, kerja piston memang bergesekan dengan rumah piston. Apabila kerja piston ini masih didukung oleh oli sebagai pelumas maka tidak akan ada masalah.

Namun jika suatu saat oli di dalam mesin habis maka gesekan piston dengan rumah piston akan berat dan kemungkinan buruknya akan terjadi yang namanya "ngejim" atau orang-orang jawa sering menyabutnya "gancet".

Nah apabila motor kalian mengalami kejadian tersebut, kalian beruntung jika motor kalian tidak mengeluarkan asap setelah diisi oli. Namun jika ternyata motor kalian berasap setelah digunakan, alangkah lebih baiknya untuk segera dilakukan bore up.

Tapi, bore up ini juga memiliki risiko atau kelemahan. Di antaranya adalah mesin menjadi lebih cepat panas, bbm menjadi lebih boros dan apabila tidak berhati-hati dalam penggunaannya, piston akan rentan jebol.( Saftiko Nurrahman )

Artikel Asli