Nota Pengantar Rancangan KUA PPAS, Anggaran 2022 Pemda Mentawai Masih Mengarah Pada Penanganan Covid-19

minangkabaunews.com | Nasional | Published at 22/07/2021 11:55
Nota Pengantar Rancangan KUA PPAS, Anggaran 2022 Pemda Mentawai Masih Mengarah Pada Penanganan Covid-19

MINANGKABUNEWS.COM, MENTAWAI Pemerintah Daerah melalui Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai telah menyampaikan nota pengantar Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Kabupaten Kepulauan Mentawai 2022 kepada Ketua dan Anggota melaksanakan DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai pada Rapat Paripurna yang berlangsung di Aula Kantor DPRD Km 4 Tuapejat, pada Selasa, (13/07/2021).

Dalam pembahasan Rapat Paripurna, di ketahui bahwa prioritas peruntukkan anggaran pada 2022 masih terfokus pada penanganan penyebaran Covid-19 yang mana saat ini masih mengganas dan pemulihan ekonomi termasuk kelanjutan pembangunan jalan multiyear.

Dikatakan Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet dalam pembacaan Nota Pengantar Rancangan KUA PPAS, bahwa pemerintah, pada anggaran 2022 masih terfokus pada penanganan Covid-19, dan penanganan dampak ekonomi. Saat ini anggaran kita sedikit dan terbatas, kita harus memaksimalkan anggaran yang minim, ucap Bupati.

Pandemi Covid-19 telah menimbulkan disrupsi pada kehidupan manusia yang menyebabkan terhentinya aktivitas ekonomi di seluruh daerah dan berpotensi terjadinya resesi ekonomi global terkhususnya secara Nasional.

Dampak yang dirasakan di Kabupaten Kepulauan Mentawai juga cukup besar, sebagai daerah yang menerapkan protokol kesehatan dan PSBB, terganggunya mobilitas masyarakat dan terhentinya ekonomi khususnya pada sektor Pariwisata yang berdampak pada meningkatnya angka-angka pengangguran dan kemiskinan, serta pada akhirnya menimbulkan kontraksi pada pertumbuhan ekonomi daerah, terang Bupati.

Kita menyadari, masih banyak kebutuhan pembangunan yang belum dapat kita alokasikan dananya. Namun karena keterbatasan anggaran yang tersedia, kita berupaya melakukan hal yang paling prioritas saja dalam pelaksanaan pembangunan. semoga ini dapat memberikan manfaat yang lebih besar untuk kepentingan masyarakat luas, tutup Yudas.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai, Yosep Sarogdok mengatakan, bahwa pada anggaran 2022 juga akan ada pembangunan jalan yang akan dituntaskan, namun kita mendapatkan informasi akan ada pemotongan anggaran dari pemerintah pusat. Namun semangat kita tetap optimis dalam hal kemajuan pembangunan, dan kita akan memanfaatkan anggaran yang ada, sebut Yosep.

Kita juga fokus mendorong penuntasan pembangunan jalan, di sisi lain anggaran kita ada pemotongan, tetapi kita masih akan bahas soal ini, kemudian kegiatan di OPD kegiatan fisik yang bisa ditunda, yang prioritas masih ada skala prioritas yang bisa menjawab visi misi kepala daerah, ujarnya.

Target capaian pembangunan, masih terkendala karena masih suasana Covid-19 yang mana saat ini semakin menjadi, tambah Yosep.

KUA PPAS di bahas dan di susun terkait tentang target pencapaian kinerja yang terukur dari program yang akan dilaksanakan oleh pemerintah daerah untuk setiap urusan pemda yang disertai dengan proyeksi pendapatan daerah, alokasi belanja daerah, sumber dan penggunaan pembiayaan.

Dan mengacu pada Rencana Kerja Pemeritah Daerah (RKPD) Kabupaten Kepulauan Mentawai 2022. Rancangan KUA PPAS 2022 berkaitan pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah.

Rancangan KUA dan PPAS APBD Kabupaten Kepulauan Mentawai tahun anggaran 2022 disusun dengan mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai tahun 2022 yang telah diselaraskan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat tahun 2022 serta perkembangan kondisi nyata yang dihadapi pada saat ini.

Berdasarkan nota pengantar KUA PPAS bahwa pendapatan daerah pada 2022 direncanakan senilai Rp853,5 miliar yang bersumber dari PAD Rp45,3 miliar, pendapatan transfer senilai Rp781,6 miliar serta lain pendapatan yang sah senilai Rp26,4.

Sementara belanja daerah pada 2022, berdasarkan kemampuan keuangan daerah direncanakan senilai Rp905,3 miliar yang digunakan belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer. Serta belanja operasi senilai Rp622,4 miliar, belanja modal Rp159,5 miliar, belanja tidak terduga senilai Rp6 miliar, belanja transfer Rp117,3 miliar.

Kemudian penerimaan pembiayaan direncanakan Rp53,7 miliar yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) senilai Rp2 miliar yang akan digunakan untuk penyertaan modal pada PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan PT. BPR Sipora masing-masing senilai Rp1 miliar.

Adapun Tema yang di angkat oleh Pemda setempat yakni Pembangunan Kabupaten Kepulauan Mentawai di tahun 2022 adalah Pembangunan Sumber Daya Manusia dan Ekonomi Masyarakat Yang Terintegrasi.

Dengan pertimbangan, perlunya pengembangan Sumber Daya Manusia sebagai subjek dari pembangunan yang diharapkan, akan selalu unggul serta dalam kondisi sehat, terdidik, berkebudayaan dan baik secara ekonomi.

Disamping itu Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui sektor pariwisata sebagai sektor unggulan memiliki potensi yang besar untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

Tema pembangunan tersebut juga memperhatikan gambaran kondisi ekonomi makro yang menjadi asumsi dalam penyusunan RAPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai Tahun anggaran 2022, yakni pertama pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kepulauan Mentawai pada kisaran 4,3 persen. Kedua, angka kemiskinan 14,5 persen. (Tirman)

Artikel Asli