Menaker Harap 18 Pejabat Yang Baru Dilantik Tancap Gas

rm.id | Nasional | Published at 22/07/2021 11:11
Menaker Harap 18 Pejabat Yang Baru Dilantik Tancap Gas

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah baru saja melantik pejabat tinggi pratama (eselon II). Ia berharap, mereka yang baru saja dilantik segera menyesuaikan diri, dan langsung tancap gas agar target kinerja bisa tercapai.

Pada Rabu (21/7), ada 18 pejabat eselon II Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang dilantik Ida. Mereka adalah Mukhtar Rosyid Harjono sebagai Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) BMN Kemnaker, Narsih sebagai Kepala Biro OSDM Aparatur, Muhammad Arif Hidayat sebagai Kepala Biro Kerjasama.

Lalu Muchamad Yusuf sebagai Kepala Pusat Pasar Kerja, Muchtar Azis sebagai Direktur Bina Standardisasi Kompetensi dan Program Pelatihan, Syamsi Hari sebagai Direktur Bina Instruktur dan Tenaga Pelatihan, Nora Kartika Setyaningrum sebagai Direktur Bina Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri.

Kemudian, Rendra Setiawan sebagai Direktur Bina Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, C Heru Widianto sebagai Direktur Kelembagaan dan Pencegahan Perselisihan Hubungan Industrial, dan Sunardi Manampiar Sinaga sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Selain itu, turut dilantik Nurhijab sebagai Inspektur I, Agus Triyono sebagai Inspektur II, Mohammad Mustafa Sarinanto sebagai Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Ketenagakerjaan, Muhyiddin sebagai Kepala Pusat Pengembangan Kebijakan Ketenagakerjaan.

Juga Heru Wibowo sebagai Kepala BBPLK Semarang, Andri Susila sebagai Kepala Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Medan, Herman Bija sebagai Kepala BBPLK Bekasi, dan Iwan Darmawan sebagai Balai Besar Pengembangan Pasar Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (BBPPK dan PKK) Lembang.

Sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 1 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, Kemnaker telah mengalami perubahan dan penataan organisasi. Hal ini mengharuskan Kemnaker melakukan gerak cepat mengimplementasikan Permenaker tersebut, agar pelaksanaan tugas dan fungsi Kemnaker dapat segera berjalan sesuai dengan yang direncanakan.

Politikus PKB ini tidak basa-basi. Ia mengusung target tinggi kepada 18 pejabat yang baru dilantik. Harapannya, dapat mengoptimalkan kinerja dan penyerapan anggaran kementerian. Dengan begitu, manfaat program dan kebijakan kementerian dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Karena itu, saya mengharapkan para pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik hari ini (kemarin -red), segera menyesuaikan diri dan melakukan konsolidasi internal pada unit kerjanya masing-masing," pesan Ida.

Ia mengatakan, jabatan pimpinan tinggi pratama merupakan ujung tombak dalam perumusan dan penentuan eksekusi kebijakan langsung di lapangan. Sehingga keberadaanya sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas Kemnaker dan kebijakan yang dibuat Menaker.

Penataan struktur organisasi dan tata kerja ini juga diharapkan mendukung pelaksanaan 9 Lompatan Besar Kemnaker, yakni Reformasi Birokrasi, Ekosistem Digital Siap Kerja, Transformasi BLK, Link and Match Ketenagakerjaan, Transformasi Program Perluasan Kesempatan Kerja, Pengembangan Talenta Muda, Perluasan pasar kerja luar negeri, Visi Baru Hubungan Industrial, dan Reformasi Pengawasan.

"Saya berharap, saudara dapat segera bekerja secara maksimal. Bekerja keras dan bekerja cerdas untuk kemajuan organisasi. Hilangkan ego-ego pribadi dan unit yang pada akhirnya menghambat kinerja kementerian kita secara keseluruhan," pintanya.

Ida juga mengingatkan, di tengah pandemi, pejabat di lingkungan Kemnaker harus mampu berinovasi merealisasikan program dan kebijakan. Sehingga, penyerapan anggaran dapat berjalan optimal dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sebab itu saya minta kepada bapak atau ibu pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik hari ini agar segera melakukan percepatan-percepatan pelaksanaan program kegiatan," pungkasnya. [ MEN ]

Artikel Asli