Jelang Malam Anugerah KPAI, Ajak Ciptakan Lingkungan Ramah Anak di Era Pandemi

minangkabaunews.com | Nasional | Published at 22/07/2021 10:36
Jelang Malam Anugerah KPAI, Ajak Ciptakan Lingkungan Ramah Anak di Era Pandemi

MINANGKABAUNEWS.COM, JAKARTA Berbagai upaya menguatkan imunitas anak dilakukan dalam mencegah Covid 19 yang menyasar anak. Seperti di ketahui angka kematian Covid pada anak di Indonesia menempati posisi tertinggi di dunia, sebagaimana disampaikan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Komisioner KPAI, Jasra Putra mengatakan Di sisi lain anak anak yang dapat melawan virus ini harus mendapatkan vaksin. Saat ini vaksinasi anak baru mencakup usia 12 sampai 17 tahun. Dengan target kepada 26.705.490 anak. Sedangkan yang sudah di vaksin per 21 Juli 2021, vaksin pertama 540.018 anak dan vaksin kedua 37 anak.

Sedangkan pengamatan KPAI anak berumur 2 minggu sudah mengalami Covid. Artinya begitu sangat penting anak anak tetap memiliki imunitas yang kuat di era pandemi. Lalu bila belum di vaksin atau belum ada vaksin anak di bawah umur 12 tahun. Maka bagaimana mereka menjaga tidak tertular?, tutur Jasra.

Komisioner KPAI, Jasra Putra menyampaikan Menjaga anak tidak tertular Covid, sangat tergantung dari dukungan lingkungan, kesadaran lingkungan, dan keberpihakan lingkungan yang mengerti anak anak dapat tertular Covid. Dan begitu amat pentingnya vaksin sebagai prasyarat kehidupan mereka tetap terlindungi di era pandemi.

Untuk anak anak yang belum dapat di vaksin, maka pilihannya adalah berada dalam keluarga yang sangat memperhatikan protokol kesehatan, disiplin dan peduli kepada kondisi anak mereka. Agar memiliki imunitas yang baik. Namun mereka juga berhak di vaksin, kata Jasra Putra.

Protokol kesehatan sangat ditentukan kedisiplinan orang tua ketika harus keluar masuk rumah dan mengetahui resiko penularan kluster keluarga yang tinggi. Sehingga keluarga tersebut menetapkan aturan ketat tentang kebersihan sebelum masuk rumah.

Disiplin antara anggota keluarga tentang protokol kesehatan dirumah juga menjadi hal utama selanjutnya. Bagaimana ada mekanisme saling mengingatkan di tengah ruang keluarga. Hal tersebut bisa dilakukan dengan membuat kesepakatan bersama, dan anak anak bisa diajak aktif menegakkan aturan tersebut, dengan aturan tersebut dibuat berbagai karya anak dan ditempel dalam rangka mengingatkan protokol kesehatan.

Sedangkan terakhir peduli kepada kondisi anak, adalah guna memperhatikan perkembangan yang sangat dinamis di sekitar aktifitas anak. Terkait mobilitas, pendidikan, olahraga, bermain, ibadah dan asupan makanan yang sangat perlu diperhatikan secara khusus. Karena mereka belum semua dapat divaksin dan inilah yang akan menjaga imunitas mereka.

Berbagai pilihan kebijakan pusat tentang penyelenggaraan pemenuhan hak dan perlindungan anak diciptakan dalam rangka anak anak hidup layak di era pandemi. Mereka bisa dengan mudah memilih kehidupan yang menjaga mereka dari penularan. Sehingga anak bukan masuk dalam perdebatan berbagai kebijakan. Tapi kehadiran kebijakan itu membuatnya dapat memilih hidup layak selama pandemi, yang dapat mendukung tumbuh kembang, minat bakat yang diinginkannya untuk tetap berjalan di era pandemi ini.

Seperti yang sangat dianjurkan para dokter, untuk anak anak yang belum bisa di vaksin. Diupayakan agar melawan Covid dengan berjemur Matahari pagi pada jam 08.00 sampai jam 10.00 (antara 15 20 menit). Karena terbukti vitamin D sinar matahari dapat meningkatkan imunitas anak.
Lalu bagaimana anak bisa melakukan ini di pagi hari. Padahal biasanya secara rutin aktifitas pagi di isi PTM atau PJJ. Dan kegiatan rutin lainnya.

Untuk itu KPAI mengajak menuju Hari Anak Indonesia 23 Juli dan Anugerah KPAI 22 Juli dengan tema Anak Terlindungi, Indonesia Maju, untuk berbagai pihak kembali memperteguh komitmen, keberpihakan, kepedulian atas kondisi anak melawan penularan Covid saat ini.

KPAI mengajak guru, sekolah, orang tua, anak anak di sela sela belajar melakukan gerakan kepedulian dan keberpihakan bersama, dengan kesadaran penuh pentingnya meningkatkan imunitas anak dengan mengajaknya berjemur pagi di bawah sinar matahari. Mungkin dikemas atau disertai olahraga ringan atau membuat tema Senam Anak Indonesia Lawan Covid 19 menjadi gerakan edukasi bersama. Yang hal ini menjadi semangat tema Menuju Hari Anak Nasional 23 Juli yaitu Anak Terlindungi Indonesia Maju, Anak Peduli Di Masa Pandemi.

Artikel Asli