Kedatangan Pasien Covid di HAH Turun, Waspadai Klaster Keluarga

suarasurabaya | Nasional | Published at 22/07/2021 09:12
Kedatangan Pasien Covid di HAH Turun, Waspadai Klaster Keluarga

Angka infeksi Corona di keluarga atau klaster keluarga, disinyalir meningkat dan menjadi perhatian khusus dalam penanganan covid-19.

Sugianto Kepala Asrama Haji Sukolilo Surabaya, pada Radio Suara Surabaya mengatakan, meski terjadi penurunan angka kedatangan pasien Covid-19 namun ada kenaikan kedatangan dari klaster keluarga.

Kami perhatikan, mayoritas yang datang kali ini adalah pasien dengan klaster keluarga, ayah ibu dan anak-anak yang terpapar covid. Dua hari lalu kawan kami dari Kanwil Kemenag juga dalam satu keluarga ada dua anak dan orang tua kena juga, lalu dari Kejaksaan tinggi suami istri, dan tiga anak dewasa belum keluar dari asrama karena klaster keluarga juga, terang Sugianto.

Maraknya klaster keluarga disinyalir karena ketidak disiplinan anggota keluarga dalam menerapkan protokel kesehatan.

Mayoritas dari putranya, pulang pulang bawa virus. Yang di rumah sudah aman, tapi ini ada yang di luar para remaja gerombolan. Saya juga mengingatkan penyekatan ini penting dilakukan agar masyarakat membatasi mobilitas. Jika tidak diikuti kesadaran masyarakat dengan membatasi diri dan tidak dipahami bersama makan akan jadi gontok-gontokan ., tegasnya.

Sementara data tingkat kedatangan pasien Covid-19 di Hotel Asrama Haji (HAH) Surabaya tampak turun, dari angka 700 pasien pada 17 Juli 2021, turun menjadi 559 orang pasien pada hari ini, Kamis (22/7/2021).

Ada penurunan kedatangan, lima hari lalu 700 orang, hari ini 559 pasien. 95 persen adalah OTG (Orang Tanpa Gejala), 5 persennya dirujuk di ruang observasi lantai dasar Gedung Shofa karena komorbid dan gejala lanjutan, tambah Sugianto.

Kepala Asrama Haji Sukolilo kembali mengingatkan agar masyarakat terutama remaja untuk mengurangi mobilitas hal ini penting, agar penangan penyebaran covid-19 jauh lebih mudah. (rst)

Artikel Asli