Kepala BIN: Vaksin Tameng Sakti Menaklukkan Corona

rm.id | Nasional | Published at 22/07/2021 08:00
Kepala BIN: Vaksin Tameng Sakti Menaklukkan Corona

Aktivitas Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan akhir-akhir ini, difokuskan membantu pemerintah menekan pengendalian Covid-19 dan mengantisipasi dampaknya terhadap ekonomi warga yang kurang mampu.

Kemarin misalnya, mantan Wakapolri yang akrab disapa BG ini, menginjakkan kaki di Semarang. Di Ibu Kota Jawa Tengah itu, BG meninjau vaksinasi untuk pelajar di SMPN 1 Kota Semarang dan vaksinasi kepada masyarakat secara door to door di Kelurahan Tambak Rejo, Kecamatan Gayem Sari, Semarang yang digagas BIN. Ada 3.000 vaksinasi yang dilakukan di Semarang ini.

Aktivitas lainnya, BG memberikan sembako kepada warga RW 13, Kampung Tambak Lorok, Kelurahan Tanjung Emas, Semarang. Ada 3.000 paket sembako yang diberikan BIN di Semarang ini.

Kepada wartawan yang telah menunggunya, BG memberikan penjelasan kenapa pelajar dan warga perlu divaksinasi Covid-19.

Awalnya, BG bercerita bahwa program vaksinasi untuk pelajar yang digelar BIN ini, merupakan arahan Presiden Joko Widodo.

Setelah itu, barulah BG bicara saktinya vaksinasi dalam menjinakkan Covid-19. Vaksinasi ini bisa menyelamatkan diri sendiri, keluarga, juga bisa menyelamatkan orang lain, tegas BG.

Dengan vaksinasi Covid-19, lanjut BG, seseorang bisa mencapai herd immunity atau kekebalan komunal. Dengan target, kami mencapai herd immunity pada akhir tahun 2021 sebesar 70 persen, ungkapnya, sambil menambahkan bahwa program vaksinasi ini merupakan akselarasi atau capaian program vaksinasi 3 juta dosis per hari dari pemerintah.

BG juga kasih penjelasan kenapa Semarang dipilih dalam program ini.

Salah satu alasannya karena Semarang merupakan bagian dari epicentrum penyebaran Covid-19. Selain itu, tingkat vaksinasi di sini pun cukup rendah.

Seperti diketahui, Jawa Tengah merupakan salah satu daerah dengan data positifnya tertinggi ketiga nasional, setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat, ungkap BG.

Khusus Jateng, orang yang divaksin masih rendah, masih kecil, sehingga Bapak Presiden menugasi BIN untuk turun agar angka-angka vaksinasi di Jateng terjadi percepatan, sambung BG.

Terakhir, tak henti-hentinya BG meminta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan agar penularan Covid-19 di Tanah Air bisa ditekan.

Kami sangat berharap dukungan dari seluruh masyarakat agar ikhtiar pemerintah bisa mewujudkan herd immunity mencapai 70 persen, sebagaimana disyaratkan WHO, harapnya.

Kasih Bantuan Sosial

Tidak hanya menggelar vaksinasi massal untuk pelajar dan door to door kepada masyarakat, BG juga membagikan 3.000 paket sembako dan 3.000 paket vitamin untuk warga Semarang. Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Semua ini dimaksudkan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan memperkuat klaster rumah tangga di rumah-rumah yang padat seperti ini, juga untuk mengurangi risiko-risiko kematian, ucap BG.

BG juga menegaskan, BIN tak akan berhenti di Semarang, tapi akan terus bergerak menyasar daerah-daerah epicentrum yang belum terjamah vaksinasi Covid-19.

Kita akan melanjutkan terus (vaksinasi) karena setiap minggu, kasus positif masih tinggi dan vaksin akan terus bertambah, agar semua bisa divaksin, ucapnya.

Warga Senang Dapat Bansos

Pemberian Bansos yang dilakukan BIN bikin senang warga RT 01 RW 08 Kelurahan Tambak Rejo, Semarang, Jawa Tengah.

Saya ucapkan terima kasih sudah dibantu untuk vaksinasi gratis, sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya. Kemudian, juga lebih mudah, tidak mengantre, serta dapat bantuan sembako juga, kata Pujiati, salah satu warga yang mengungkapkan kegembiraannya.

Senada, salah satu warga penerima bantuan sembako di RW 13 Kampung Tambak Lorok Semarang, Nurkhasanah mengatakan, bantuan yang diberikan BIN ini, sangatlah bermanfaat bagi dirinya dan keluarga.

Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Sangatlah membantu bagi saya dan warga lain di wilayah kami, tutur Nurkhasanah dengan tersenyum.

Nurkhasanah begitu terharu saat menerima bansos itu, karena dia mengaku, saat ini dia sedang kesulitan mencari nafkah.

Sedang PPKM, usaha juga macet. Alhamdulillah dapat bantuan, pungkasnya.

Apa yang dialami Nurkhasanah dialami banyak warga yang lain, dan BIN memastikan akan terus menyasar warga-warga seperti ini. [RCH]

Artikel Asli