Banyak Bumil Ragu Divaksin Covid-19 Masih Tunggu Rekomendasi Kemenkes

rm.id | Nasional | Published at 22/07/2021 07:06
Banyak Bumil Ragu Divaksin Covid-19 Masih Tunggu Rekomendasi Kemenkes

Bumil alias ibu hamil, tak perlu khawatir untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) sudah memberikan rekomendasi pemberian vaksin Covid-19 buat ibu hamil.

Pandemictalks mengungkap lima vaksin yang direkomendasikan POGI, yang aman diberikan kepada ibu hamil. Yaitu Pfizer, Moderna, AstraZeneca, Sinovac dan Sinopharm.

POGI menegaskan, vaksinasi Covid-19 pada ibu hamil hanya dapat dilakukan dalam pengawasan dokter dan bidan, ungkap pandemictalks .

Pandemictalks menambahkan, pasca penyuntikan vaksin, bumil harus dalam pemantauan dan pencatatan tim yang ditunjuk bersama pemerintah dan POGI.

Lentera_w menjelaskan, rekomendasi POGI, bumil yang akan disuntik vaksin Covid- 19 mulai kehamilan di atas 12 minggu dan paling lambat usia kehamilan 33 minggu. Yang penting, bumil tidak perlu khawatir divaksin Covid-19.

Ibu hamil yang baca ini please, segera vaksin! Aku sudah kehilangan 4 teman yang hamil dan positif Covid-19, sesar di usia kandungan 8 bulan dan meninggal ke-4 nya. Please, ibu-ibu hamil tolong vaksin, pinta suraaaya .

Adilah_yunita mengungkapkan, hingga kini belum ada izin dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait vaksinasi untuk bumil. Alhasil, tidak ada penyuluhan bagi bumil untuk mengikuti vaksinasi Covid. Jadinya banyak yang nolak bumil buat di vaksin, ungkapnya.

Andinatrya sempat konsultasi dengan dokter kandungan. Dia bilang, dokter kandungannya belum menyarankan divaksin. Soalnya, belum ada aturan resmi dari pemerintah yang membolehkan ibu hamil disuntik vaksin Covid-19.

Karena pasti di lapangan nantinya bakal banyak ditolak, belum adanya informasi resmi dari pemerintah, tuturnya.

Yaraaoi mendesak Kemenkes segera merilis syarat dan ketentuan bumil boleh divaksin Covid-19. Para dokter kandungan menunggu instruksi pemerintah untuk merekomendasikan bumil disuntik vaksin Covid-19. Saya mau daftar jadi maju mundur, keburu usia kehamilannya di atas 33 minggu nih nanti, akunya.

Saya coba tanyakan ke dokter kandungan saya, menurut beliau surat keputusannya belum turun, jadi baru sebatas rekomendasi. Di lapangan, belum seragam tentang vaksin bumil ini. Memang menurut dokter ku harus didampingi tenaga medis saat vaksin bumil ini, ungkap prl1304 .

Tiyakk13 mengaku sudah melakukan vaksinasi menggunakan vaksin Sinovac di usia kehamilan 6 minggu. Dia mengaku sudah konsultasi dan diperbolehkan oleh dokter kandungannya. Efeknya cuma sedikit pusing saja. Semangat untuk bumil semuanya, ujarnya.

Halo, saya lagi hamil dan sudah vaksin. Disetujui oleh dokter kandungan saya, dan bisa vaksin di Puskesmas. Saya 29 minggu saat vaksin pertama, 33 minggu saat vaksin kedua, tutur oashttamadea .

Kakaktita menegaskan, vaksinasi untuk bumil sangat aman. Dia mengaku sudah divaksin dosis kedua. Aman banget, nggak ada keluhan sama sekali, ujarnya. Nggak perlu khawatir, bumil bisa banget mendapatkan vaksin Covid-19, tegas nurulrahma .

Iteunk menyarankan, bumil tidak perlu takut divaksin. Kata dia, sebaiknya sebelum divaksin, makan dulu dan rileks biar kondisi badan bagus. Dia mengaku bersama sepupunya sudah vaksin Sinovac pada kehamilan di atas 25 minggu.

Efek 24 jam after vaksin, kita rasain cuma pegal-pegal, ngantuk dan lapar tingkat dewa. So , buat bumil yang mau vaksin, buruan konsul. Pastiin pakai Sinovac ya, katanya. [ASI]

Artikel Asli