Pria di Makassar Tewas Usai Diparangi, Ditombak Lalu Dipukul Balok

bukamatanews | Nasional | Published at 22/07/2021 06:57
Pria di Makassar Tewas Usai Diparangi, Ditombak Lalu Dipukul Balok

MAKASSAR, BUKAMATA - Haidir Ali mengembuskan napas terakhir. Luka di tubuhnya tak bisa membuatnya bertahan hidup. Itu akibat penganiayaan 4 orang di Jl Mongisidi Baru, Kecamatan Makassar, Kota Makassar.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Jamal Fatur Rakhman membeberkan kronologinya.

Hari itu, Rabu, 21 Juli 2021. Sekira pukul 19.00 Wita. Korban bertemu dengan pelaku Arjun (25) di Jembatan Mongisidi, Jl Mongisidi Baru. Arjun menenteng sebilah parang. Lalu menebas korban Haidir pada bagian tangan dan perut.

Usai menebas, Arjun kabur. Korban Haidir sempat pulang ke rumahnya yang tak jauh dari lokasi. Sekira pukul 20.00 Wita, korban ke rumah Arjun yang juga berada di Jl Mongisidi Baru.

Dia mencari Arjun. Namun tak bertemu. Korban cuma bertemu perempuan bernama Anti (43). Korban lalu cekcok dengan Anti. Korban melempari Anti. Itu dilihat oleh Dandi (23), yang saat itu berada di dalam rumah.

Dandi meraih sebuah tombak yang disimpan di dalam rumahnya, lalu menombak perut korban. Kemudian Dandi memberikan tombak itu kepada Dg Ngerang (65), lalu menombak korban di bagian tangan.

Tak berhenti di situ, penganiayaan terhadap Haidir terus berlanjut. Anti datang menarik tubuh Dandi. Bukan untuk menolong. Tapi dia mengambil sebatang balok kayu, lalu menghantamkan ke leher korban Haidir.

Akibatnya, Haidir meninggal dengan luka robek pada lengan kanan, luka robek pada perut sebelah kiri, luka lebam dan bengkak pada leher. Korban Haidir meninggal di tempat.

Keluarga korban sudah melaporkan kejadian tersebut ke piket Reskrim dengan nomor LP/78/VII/2021 tertanggal 21 Juli 2021.

Kasus tersebut kini dalam penanganan aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar.

Penulis: Maulana

Artikel Asli